DPP APDESI

Umat Kristen Beribadah Natal, Warga Muslim Jaga Gereja-Gereja

Umat Kristen Beribadah Natal, Warga Muslim Jaga Gereja-Gereja
Penampakan umat Muslim yang mendampingi polisi berjaga di depan Gereja KGPM Sentrum Kawangkoan, Jalan BW Lapian Kawangkoan, Minggu (25/12) tadi.
Tondano, Fajarmanado.com – Ibadah perayaan Natal 2016 di gereja-gereja pada beberapa daerah di Sulut berlangsung aman, nyaman dan damai. Ketenangan umat Kristiani beribadah semakin paripurna karena ikut dijaga warga Muslim.

Di depan dan sekitar gedung peribadatan umat Nasrani, terutama yang berada di jalan-jalan protokol bukan hanya personil-personil polisi, TNI dan Linmas yang terlihat.

Di antara para petugas yang menggunakan pita Operasi Lilin 2016, ada sejumlah preman.

Tidak ada pita operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru yang  tergantung di lengan mereka, tapi menggunakan atribut khas Muslim, termasuk pakaian bertuliskan Pemuda Muslim.

“Mereka tidak kami panggil, tapi datang sendiri dan melapor bahwa ingin terlibat secara suka rela menjaga keamanan untuk menciptakan ketenangan dan kenyamanan ibadah Natal di gereja-gereja,” kata Aiptu Novie Singal.

Pagi sampai siang, Minggu (25/12) tadi, Aiptu Singal dan tiga personil Polsek Kawangkoan, ditemani tiga pemuda masjid Nurul Huda Kawangkoan berjaga-jaga sambil berdiri di jalan pas di depan gereja di KGPM Sentrum Kawangkoan yang berada di jalan BW Lapian.

Layaknya petugas keamanan, mereka terlihat awas memantau situasi dan kondisi. Bahkan, sesekali mengatur arus lalulintas.

Pemandangan yang sama, juga terpantau di depan gereja-gereja yang berada di jalan-jalan utama yang tersebar di Kota Tondano, Minahasa, Mitra, Minsel, Kota Manado dan Kota Tomohon.

Meski di bawah terik matahari, para umat Muslim rela berdiri dan berjalan di sekitar gereja untuk mengawasi kemungkinan gangguan Kamtibmas saat umat Kristiani beribadah Natal di dalam rumah ibadah.

“Kerukunan seperti ini sangat layak dan pantas menjadi contoh dan teladan di tanah air agar negara kita tetap hidup rukun dan damai demi keutuhan NKRI,” kata Aiptu Ranjenkani Sajow, personil Polres Tomohon.

Kani, sapaan akrabnya, mengatakan, jalannya ibadah di Kota Tomohon berlangsung kondusif, aman dan nyaman. “Saya sempat ikut patroli tadi, puji Tuhan tidak ada gangguan apa-apa,” ujarnya.

(ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *