Bitung, FajarManado – Tim Penggerak PKK Kota Bitung, memberikan kepedulian dengan membangun mental anak-anak korban banjir bandang dan tanah longsor di Kota Pelabuhan ini.
Sejak Minggu (12/2), Ketua TP PKK Khaoni Lomban Rawung bersama jajaran anggota PKK menyebar di semua lokasi pengungsian, berbaur,menghibur dan bermain dengan anak-anak yang jadi korban bencana alam akhir pekan lalu.
Khouni Lomban Rawung mengatakan, kepedulian itu untuk membangun mental anak-anak pengungsi yang belum dapat menimati kehidupan yang layak seperti kehidupan mereka dirumah masing-masing.
Karena itu, kata Rawung, pentingnya pembangunan mental anak-anak itu, karena mereka tidak dapat bermain selayaknya anak-anak dan kreativitas mereka dengan sendirinya terbelenggu. Kondisi psikis ini harus dipulihkan.
Menurut Rawung, pembangunan pemulihan korban bencana bukan pada fisik semata, tetapi pembangunan mental spiritual anak sebagai generasi penerus bangsa harus menjadi prioritas dengan membangun kebersamaan.
Membangunan mentalitas itu, lanjut Rawung, yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bitung itu, sejalan dengan prioritas pembangunan Kota Bitung antara lain pada pembangunan sumber daya manusia, maka kebersmaan ini juga merupakan program mewujudkan pembangunan sumber daya manusia.
Didampingi, Wakil Ketua TP PKK Ritha Mantiri Tangkudung, Rawung menambahkan, pembangunan manusia seutuhnya dimulai sejak anak-anak, agar mereka dapat menjadi generasi yang bertanggungjawab akan masa depan bangsa dan Negara ini.
“Mereka adalah warga Kota Bitung yang harus dijaga, dipulihkan dan diberikan semangat , sehingga lokasi pengungsian tidak dianggap sebagai lokasi bagi mereka yang termarginalkan,’ ungkap Rawung.
Pada kesempatan itu, TP-PKK menyerahkan bantuan makanan ringan, baju anak dan alat perlengkapan sekolah bagi anak anak serta hiburan khas Stand Up Komedi oleh artis Sulut Mongol, serta berbagai perlombaan yang memberikan keceriaan dan kegembiraan bagi anak-anak korban bencana.
(risma tofan)