DPP APDESI

Longsor Mengubur Goa Jepang dan Jalan Nasional di Kawangkoan

Longsor Mengubur Goa Jepang dan Jalan Nasional di Kawangkoan
Inilah penampakan Longsor yang mengubur Goa Jepang Kiawa dan jalan nasional di Kawangkoan Utara, Sabtu (11/2), pagi ini. Kini tengah dibersihkan dengan menggunakan alat berat.
Kawangkoan Utara, Fajarmanado.com – Meski tidak lagi diterpa hujan dan angin, longsor terjadi sehingga mengubur Goa Jepang Kiawa dan badan jalan utama Kawangkoan Utara, Kabupaten Minahasa.

Keterangan yang dirangkum Fajarmanado.com di lokasi bencana menyebutkan, longsor terjadi mulai sekitar pukul 6.30 Wita. Saksi mata memastikan,tak ada korban yang tertimbun ketika longsor terjadi.

Bongkahan tanah teras padat bercampur batu, berjatuhan bergumpal susul menyusul selang sekitar 20 menit pas di depan rumah makan Ranowangko Indah. Badan jalan akses utama masuk pusat Kota Kawangkoan dari arah Kecamatan Sonder itu pun tertimbun longsor.

Beberapa bongkahan tanah berukuran sedang terpantau mencapai rumah makan prasmanan tersebut, namun tak menyebabkan kerusakan, hanya sandar pada dinding rumah makan milik mantan Lurah Talikuran, Kawangkoan Utara, Syane Worotitjan itu.

Camat Kawangkoan Utara Drs Dolfie J Kuron, MBA, Jeafry sumampouw, SPi dan Lurah Talikuran Denny Mapasa tampak sibuk memantau keberadaan bencana longsor tersebut.

Sementara sejumlah personil Koramil 1302/08 Kawangkoan-Tompaso sibuk bersama masyarakat berusaha menggulingkan bongkahan tanah dengan peralatan seadanya.

Sampai pikul 11.15 Wita tadi, belum terlihat adanya alat berat di lokasi bencana. Yang terlihat beberapa petugas dari Balai Pembangunan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI, yang tiba dengan mobil double gabin, sibuk melakukan komunikasi melalui jaringan telepon selular.

“Louder katanya sudah dalam perjalanan, tapi escavator masih menunggu mobil tronton untuk diangkut ke mari,” ujar Lurah Denny Mapasa, yang berada di lokasi bencana sesaat setelah mendengar laporan.

Kamis (9/2), peristiwa sejenis sempat terjadi sekitar beberapa meter sebelah Selatan lokasi longsor tadi pagi. Sebatang pohon, yang tumbuh di dinding tebing ikut terbawa longsor dan jatuh menutupi separoh badan jalan.

Pemerintah dan masyarakat setempat pun dapat membersihkannya dalam beberapa saat sehingga arus lalulintas bisa berjalan normal.

“Sore itu, saya mengatakan kepada ibu mantan lurah di sini kalau longsor di atas Goa Jepang inilah yang patut diwaspadai. Ya, ternyata terjadi juga,” ujar Sekcam Sumampouw.

Goa Jepang Kiawa, yang berada di wilayah pemerintahan Kelurahan Talikuran ini ramai dikunjungi para wisatawan domestik dan macanegara selama ini. Jumat (10/2) kemarin, turis domestik dari Papua sempat berkunjung dan makan di Rumah Makan Ranowangko Indah.

Sejumlah mobil rombongan di parkir di depan sepanjang tebing yang longsor tersebut.

“Bayangkan saja kalau peristiwa ini terjadi kemarin atau saat hari sekolah. Di waktu longsor seperti tadi adalah jam sibuk para siswa dari Kiawa raya yang bersekolah di SMP dan SMA di pusat Kota Kawangkoan,” ujar Lurah Mapasa.

Sementara itu, para pengguna jasa transportasi yang melintas di jalan itu, termasuk masyarakat yang hendak menuju atau pulang dari Pasar Kawangkoan, sejak tadi pagi terpaksa turun dan menggunakan jasa ojek setelah berjalan kaki melintas lokasi longsor.

(ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *