Manado, Fajarmanado.com – Mengatasi kemacetan lalulintas kota Manado, Dinas Perhubungan dalam waktu dekat ini akan melakukan terobosan baru.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan (Plt. Kadishub) kota Manado, M Sofyan, ke Fajarmanado.com mengungkapkan, pihaknya segera akan menerapkan Sistem 50 pada angkutan umum.
“Masalah kemacetan lalulintas kota Manado sudah lama dicarikan solusinya oleh Walikota dan Wakil Walikota Manado. Dalam waktu dekat kita akan terapkan Sistem 50 pada pengoperasionalan angkutan umum di kota Manado,” jelas Sofyan yang saat dihubungi lewat WAnya, Rabu (12/04) sore.
Lebih lanjut, Sofyan yang sedang mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Bidang Perhubungan Darat di Jakarta, menjelaskan, Sistem 50 adalah sistem yang akan diterapkan hanya ke angkutan umum.
“Dalam waktu dekat, dari seluruh kenderaan umum yang beroperasional di kota Manado akan kita bagi dua. Hari ini hanya 50% yang beroperasional, besoknya 50% juga yang beroperasional, begitu setiap hari,” beber Purna Praja STPDN angkatan 06 ini.
Kami sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Supir, Organda dan Kepala Jasa Raharja Senin (10/04) pagi kemarin dan pada prisipnya mereka sudah menyetujui Sistem 50 ini, kata mantan Camat Tikala ini.
Komunikasi dengan Komisi C DPRD kota Manado juga sudah dilakukan dan pada prinsipnya mereka juga menyetujui, tambahnya.
Sofyan merinci, untuk penerapannya, nantinya masing-masing angkutan umum akan diberi tanda warna yang berbeda. Langkah ini menurut Sofyan juga bisa diterima masing-masing Kepala Basis.
“Sistem yang akan kita terapkan ini juga memberi kesempatan ke para supir untuk memperoleh pendapatan secara merata bahkan lebih. Selain itu, memiliki nilai ekonomis bagi armadanya, mesin kenderaan terawat dengan baik,” urainya.
Menurutnya, pihak Dishub Manado sudah melakukan kajian menyeluruh sebelum sistem ini di sampaikan ke para supir.
“Kami sudah melakukan kajian dengan melibatkan para pakar transportasi dan akademisi. Sistem 50 ini juga solusi yang kami berikan untuk menghilangkan terminal bayangan, dan sudah kami sampaikan juga ke Walikota dan Wakil Walikota Manado,” jelasnya lagi.
Dinas Perhubungan kota Manado melakukan diskusi bersama perwakilan Supir, Organda dan Kepala Jasa Raharja Senin (10/04) pagi kemarin.
Dalam kegiatan diskusi ini, Dishub Manado juga melakukan sosialisasi rencana penerapan trayek terminal ke terminal.
“Setelah saya selesai kegiatan Rakornis di Jakarta, kami akan bertemu lagi untuk memantapkan penerapan Sistem 50 ini. Intinya, nanti yang setengahnya beroperasional, yang setengahnya istirahat. Jadi sangat baik buat kesehatan supir, kesehatan kenderaan, dan yang utama kesehatan pendapatan mereka,” terang Sofyan.
Pemkot melalui Dishub Manado terlebih dahulu akan melakukan uji coba penerapan sistem ini di seluruh jalur trayek.
“Kalau hasilnya bagus, akan kita patenkan,” kunci Sofyan.
(mon)