Tondano, Fajarmanado.com – Warga Minahasa mengharapkan Pemkab menambah armada pemadam kebakaran (Damkar). Selama ini, untuk melayani 25 kecamatan, 227 desa dan 43 kelurahan, kabupaten ini hanya punya 5 armada mobil Damkar.
Jumlah 5 mobil Damkar ini dinilai praktis tak mampu melayani wilayah Minahasa yang cukup besar, apalagi semua mobil Damkar berpos dan mangkal di Tondano.
“Kami mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah dengan menambah mobil Damkar sebanyak dua unit belum lama ini. Jadi ditambah armada lama, semuanya sudah lima unit. Tapi itu masih kurang. Karena itu, kami harap agar pemerintah menganggarkan lagi untuk pengadaan mobil Damkar,” ujar Vanly warga Kombi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Alexander Mamesah SSTP mengakui kalau ketersediaan mobil Damkar masih kurang. Namun dalam waktu dekat ini, belum bisa dilakukan penambahan karena kekurangan anggaran.
“Dinas Damkar kan adalah OPD baru. Dan tahun ini adalah tahun pertama kami. Namun, walaupun kami masih baru, tentunya akan berusaha memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. Idealnya, kita masih butuh tambahan lima armada mobil Damkar untuk melayani wilayah yang luas ini. Tapi karena anggaran terbatas, kita maksimalkan apa yang sudah ada sambil mengusulkan penambahan armada,” ujar Mamesah.
Mamesah mengatakan, ke depan akan diusahakan untuk penambahan personil di instansi tersebut. Namun juga, harus menyesuaikan dengan angaran yang disediakan.
“Penambahan personil juga pasti akan kami lakukan. Dan itu secara bertahap. Intinya, kalau anggaranya tersedia, apa yang kurang akan kami perbaiki,” pungkas Mamesah, yang mantan Kabag Pemerintahan Pemkab Minahasa ini.
(fis)