Tomohon, Fajarmanado.com – Dinas Kesehatan dan Sosial mengukuhkan Kelompok Kerja (Pokja) Lansia Tomohon, sekaligus melakukan pelayanan kesehatan di Wale Syalom Kolongan, Kamis (15/12).
Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon dr Deesje Liuw menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan umur harapan lansia, menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kemandirian lansia.
Wakil Walikota (Wawali) Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) ketika membuka kegiatan tersebut, mengatakan, Lansia sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia, memiliki kemampuan dan pengalaman dalam mengarungi kehidupan.
“Kemampuan dan pengalaman itu sangat bermanfaat apabila dikembangkan dalam kancah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata SAS yang juga Korda Lansia Kota Tomohon ini.
Menurutnya, sebagai warga negara Indonesia, para Lansia telah mendarmabhaktikan seluruh hidup dan kehidupannya dalam proses pembangunan di tanah air.
“Mereka memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman hidup yang sangat berguna bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Seiring peningkatan kwalitas kehidupan dan keberhasilan pembangunan kesehatan, maka jumlah lansia saat ini sudah meningkat yaitu berkisar 12% dari jumlah penduduk. Upaya untuk menjadikan seluruh Lansia menjadi sehat mandiri dan berkwalitas adalah tanggung jawab semua komponen, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat.
“Peran pemerintah, masyarakat dan keluarga menjadi tumpuan bagi kemandirian Lansia baik yang potensial maupun yang non potensial,” tuturnya.
Peran yang sangat penting dan mulai ini, lanjut dia, hanya dapat terwujud dan terlaksana apabila upaya pembinaan, pemberdayaan, pelayanan, komunikasi, koordinasi operasional kegiatan dilandasi oleh kebijakan pemerintah daerah.
Sehubungan dengan itu pemerintah Kota Tomohon bersama Dinas Kesehatan dan Sosial Kota Tomohon sebagai langkah awal telah memfasilitasi pertemuan koordinasi untuk menyamakan langkah dan menyatukan tekad guna mewujudkan terbentuknya Pokja Lansia ini.
“Dalam hal ini, Pokja Lansia Kota Tomohon dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, bertanggung jawab kepada Walikota dan Wakil Walikota,” jelas SAS.
Mereka yang dilantik oleh Wakil Walikota, diantaranya, untuk Pokja Sekretariat dikoordinatori J P Liuw BA, Pokja Organisasi Ibu Masye Runtu dan Pokja Kerohanian koordinator Pdt Jansen Apouw STh.
Kegiatan ini dihadiri oleh dr Serly Palit MKes dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, yang tampil membawakan materi bersama Bapak Frenly Lintjewas dari Pusat Latihan Yayasan Medika GMIM, diikuti 176 perwakilan Lansia se Kota Tomohon.
(prokla)