DPP APDESI

Prihatin Penutupan Objek Wisata, Miky-Cherly: Kami Akan Beri Kemudahan dan Proteksi

Fajarmanado.com, Tomohon–Pasangan nomor urut 1 Pilkada Tomohon 2024, Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP dan Cherly Mantiri, SH (Miky–Cherly) menyatakan prihatin dengan adanya penutupan objek wisata yang dikelola swasta di Kota Tomohon.

Miky Wenur, Cawali Tomohon 2025–2030 yang diusung Partai Golkar, NasDem dan PSI serta didukung elemen masyarakat ini, mencontohkan penutupan paksa objek wisata Danau Linau Tomohon pada tahun 2023 lalu.

Penutupan, katanya, memang hanya beberapa bulan. Namun ‘pemblokiran’ arus kunjungan ke destinasi wisata alam yang sudah dikenal luas wisatawan domestik maupun mancanegara itu, tentu sangat berdampak negatif.

“Bukan hanya pada pekerja, tetapi kepada wisatawan yang ketika itu hendak berkunjung. Karena saat itu, kalau tidak salah, sedang berlangsung rangkaian acara Tomohon International Flower Festival atau TIFF,” ujarnya.

Selain itu, penutupan objek wisata milik Keluarga Ronald Korompis–Mewengkang tersebut, lanjut Miky Wenur, dikuatirkan berdampak pula pada minat investor yang telah melirik dan bersiap berinvestasi di kota pariwisata dunia ini.

“Jika Miky–Cherly dizinkan Tuhan dan dipercayakan mayoritas masyarakat memimpin Kota Tomohon, kami akan berusaha melakukan perlindungan atau proteksi dan kemudahan kepada investor,” ungkapnya kepada wartawan di Tomohon, Selasa (15/10/2024).

Miky Wenur mengatakan, pemerintah daerah harus memberian apresiasi, penghargaan dan terima kasih kepada setiap investor yang telah dan hendak menanamkan modal di daerah.

“Bukan apa-apa, seperti nasib yang dialami Keluarga Ronald Korompis-Mewengkang, pemilik objek wisata Danau Linau dan sejumlah destinasi wisata lainnya di kota ini, termasuk sekolah unggulan di kota ini, sebenarnya tidak perlu terjadi,” paparnya.

Tak hanya Keluarga Ronald Korompis–Mewengkang, owner objek wisata Danau Linau di Kelurahan Tumantangtang ini, juga para pengusaha lainnya di Kota Tomohon, termasuk kedai kopi dan UMKM, harus diberi apresiasi, bahkan tempat, akses pasar dan mendapat perlindungan dari pemerintah daerah.

“Melihat dinamika yang terjadi selama ini, kami Miky–Cherly akan memberikan akses kemudahan kepada pengusaha untuk menanamkan investasi di Kota Tomohon,” kata srikandi Golkar tiga periode Anggota DPRD Kota Tomohon itu.

“Ya, tentu saja harus mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku,” sambung Miky Wenur, isteri dari Senator Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, yang baru saja kembali terpilih sebagai Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI ini.

Menghadapi bonus demografi, menurut Miky Wenur, pemerintah kota (Pemkot) Tomohon harus membuka peluang sebesar-besarnya kepada investor menanamkan modal usaha mereka agak membuka lapangan kerja.

“Tidak semua usia produktif pemkot akan tampung menjadi tenaga kontrak. Jadi harus diberikan pula peluang kerja dengan mendatangkan investor,” ungkapnya.

[**/nly]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *