Tomohon, Fajarmanado.com – Kota Tomohon ternyata masih mengoleksi 4.756 pemuda pengangguran dari total pengangguran terbuka 5.418 jiwa.
“Jadi sekitar 88 persen penganguran yang ada di kota Tomohon adalah pemuda, sementara potensi pemuda yang ada 21% dari jumlah pemuda Kota Tomohon yaitu 21.873 jima,” kata Wakil Wali Kota (Wawali) Tomomohon Syerly Adelyn Sompotan, Jumat (05/05/2017).
Wawali SAS, sapaan familiarnya, menguraikan hal tersebut di depan pemuda peserta Pelatihan Kewirausahaan Kota Tomohon yang dilaksanakan di Alamanda Lokon Resort Kelurahan Kakaskasen Satu, Tomohon Utara.
SAS mengatakan, peran strategis pemuda memang tidak dapat diabaikan. Paradigma sebagai kategori sosial mengindikasikan adanya pengakuan atau penghargaan terhadap potensi pemuda baik secara kuantitatif dan kualitatif.
“Pemuda memiliki aneka talenta yang dalam kaitannya dengan kepeloporan bela Negara, kewirausahaan, teknologi tepat guna, social budaya serta kelautan terkait dengan potensi-potensi sumber daya alam dan bidang strategis di Indonesia, dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan nasional,” ujarnya mengutip sambutan tertulis Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak.
Dikatakan, kewirausahaan pemuda perlu dikembangkan untuk mendorong kemandirian pemuda dibidang ekonomi, mengingat tingkat pengangguran di Indonesia cukup tinggi.
Wali Kota mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan wirausaha pemuda Kota Tomohon. Untuk itu, ia menegaskan supaya pelatihan ini dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan sasaran pengembangan pemuda yang telah ditetapkan.
“Saya harapkan pelatihan ini dapat mengembangkan kewirausahaan pemuda, dengan memberikan makna dan manfaat bagi pemuda yang telah memberikan kontribusi dan partisipasinya dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.
Kepala Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tomohon Theodorus JP Paat SIP, sebelumnya melaporkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengembangkan minat dan motivasi pemuda untuk terjun ke dunia wirausaha.
“Pelatihan ini diharapkan dapat mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan tata kelola usaha, produksi, pemasaran serta jejaring kemitraan bisnis dalam upaya pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda,” jelas Paat.
Pelatihan menghadirkan narasumber, yang terdiri dari, Kabid Pemberdayaan Pemuda Dinas Kepemudaan dan Olahraga Dispora Sulut Cherry maringka, SE dan pelaku Wirausaha Armando Loho, SKom.
(prokla)