Tomohon, Fajarmanado.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon memastikan dan berjanji akan terus mengawasi penyaluran berbagai bantuan dalam penanganan virus corona atau Covid 19.
Kajati Tomohon, Immanuel Richendry Hot, SH, MH mengatakan, pengawasan dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan betul-betul tepat sasaran.
“Kami akan terus melakukan pengawalan dan pendampingan sekaligus pengawasan dari titik awal pembagian sampai di sasaran,” tegasnya kepada wartawan di Tomohon, Selasa (5/5/2020).
Imanuel menegaskan, pendistribusian berbagai bantuan, baik dari pemerintah maupun swasta dan perorangan, apakah APD atau penyaluran bantuan lainnya, harus benar-benar tepat sasaran.
Apalagi, bantuan sosial jaring pengaman sosial berupa bahan makanan pokok (Bapok) bagi masyarakat terdampak ekonomi akibat Covid 19, jangan sampai diberikan kepada agar orang yang tidak tepat atau penerima upah bulanan, seperti PNS.
“Kami jajaran kejaksaan akan terus memantau untuk memastikan tidak ada tindakan dan perbuatan penyelewengan dalam penyaluran bantuan pemerintah itu,” tegasnya.
Selain kejaksaan, katanya, pengawasan juga akan dilakukan bersama Kepolisian, Insepektorat, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta teman-teman Pers.
Meski demikian, Immanuel mengakui sejauh ini bantuan yang disalurkan Pemkot Tomohon sudah sangat baik dan tepat sasaran sesuai data yang diverifikasi dan validasi pemerintah kelurahan bersama LPM, tokoh masyarakat, agama dan tokoh pemuda.
“Secara keselurhan sudah baik dan terkoordinasi,” kata Immanuel diampingi Kasi Intel James Frans Pade.
Tak hanya bantuan yang berasal dari Kemensos dan APBD Kota Tomohon yang bakal diawasi, tetapi juga bantuan yang bersumber dari Provinsi ataupun sumbangan instansi dan pribadi.
“Semua yang dikelola Pemda dalam hal ini Pemkot Tomohon itu akan terus kami kawal dan dampingi sampai ke titik sasaran,” tandasnya.
Di sisi lain, Kajari Immanuel menghimbau masyarakat supaya jujur dalam mendapat bantuan ini. Jangan sudah dapat, menyatakan tidak dapat.
“Sama-sama kita harus transparan, misalnya untuk masyarakat harus jujur. Yang sudah dapat jangan nanti bilang belum dapat. Iini pula akan kita awasi,” tegasnya.
Penulis: Jerry Michael