Tomohon, Fajarmanado.com — Pembahasan penyusunan pokok pikiran kebudayaan dalam forum diskusi saat ini merupakan hal yang sangat penting, apalagi Tomohon memiliki tradisi dan kearifan lokal budaya yang sangat kaya dan hidup, kedua hal tersebut dapat menjadi dasar yang kuat untuk membantu melaksanakan rencana pembangunan daerah.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE.Ak CA, saat membuka secara resmi Kegiatan Penyusunan Kebijakan Tatanan Budaya Lokal Daerah di AAB Guest House, Rabu (26/6/2019).
Pada kesempatan itu, Wali Kota Jimmy Eman juga memberi apresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada para tokoh budaya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, dr Juliana Dolvin Karwur, MKes, MSi menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menjaring langsung gambaran keadaan terkini dan rill tentang objek pemajuan kebudayaan di tingkat paling dasar dengan menginventarisasi masalah kebudayaan yang ada.
Karena itulah, ia berharap permasalahan terjaring benar-benar menunjukan kebutuhan masyarakat Kota Tomohon di bidang kebudayaan.
“Pemda Kota Tomohon memiliki rencana kerja yang berdasarkan pada data dan fakta. Untuk menjadi landasan Pemkot dalam menyusun kebijakan-kebijakan strategis bidang kebudayaan,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber yakni Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, Staf Sub Bagian Sistem Pendataan Bagian Perencanaan dan Sistem Pendataan, Setjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Sumari dan Albizzia Bima Pranandhita.
Juga, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulut Ferry R J Sangian SSos MAP serta tokoh-tokoh Budaya, seperti, Pastor Dr Richardo Renwarin dan Dr Alex Ulain, bersama tokoh masyarakat.
Penulis: Prokla Mambo