DPP APDESI

Bulan Berbagi Berkat Jangkau 10.425 Keluarga, Miky-Cherly Mohon Maaf

Fajarmanado.com, Tomohon–Keburu memasuki jadwal penetapan pasangan calon (paslon) Pilkada Serentak 2024, Miky Wenur–Cherly Mantiri terpaksa menghentikan aktivitas berbagi berkat di bulan September 2024 pada Minggu (22/09/2024) hari ini.

“Dengan terbatasnya ruang dan waktu, kegiatan membagi diakonia di bulan syukur September 2024 ini kami hentikan,” kata Miky Wenur didampingi Cherly Mantiri kepada wartawan di Tomohon, siang tadi.

Sampai Sabtu, 21 September, kemarin, tercatat 10.425 keluarga menerima diakonia bahan pangan atas syukur ulang tahun ke 51 Cherly Mantiri pada 3 September dan genap 56 tahun Miky Wenur pada 10 September lalu.

Miky–Cherly mulai berbagi berkat pada Minggu, 10 September silam.

Duet Wewene Tou Mu’ung itu, turun langsung berbagi tanpa melihat perbedaan kepada masyarakat.

Selain “bersafari” datang menggilir semua 44 kelurahan, juga menyambangi pangkalan sejumlah ojek.

“Karena hari ini sudah masuk jadwal penetapan pasangan calon (Pilkada), aturan tidak membolehkan lagi. Padahal kasiang masih banyak yang butuh,” tuturnya.

Baik Miky maupun Cherly sebetulnya sangat berharap semuanya paket yang tersedia diserahkan mereka secara langsung. “Tapi syukurlah, dengan kerelaan dibantu dan diserahkan oleh tim khusus,” sela Cherly.

Miky -Cherly yang dikenal sosok santun, cerdas dan merakyat serta peduli sesama tanpa membeda-bedakan ini, mengakui dari segi materi dan jumlah paket diakonia berbagi tersebut relatif kecil.

“Namun kami berharap semoga memberikan manfaat bagi penerima,” ucap Miky.

Miky-Cherly juga memohon maaf atas keterbatasan dan kekurangan, termasuk masih banyak keluarga yang belum dapat terjangkau.

Sementara itu, kalangan tokoh masyarakat, agama dan elemen masyarakat dari 44 kelurahan, di antaranya, Drs. Adrian Tuuk, Ferry Makalew, S.Sos dan Frets Keles, ST, Benny Wilar dan Stenly Wuwung memberikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian dua Wewene Tou Mu’ung kelahiran Tomohon itu, yang tidak sesumbar memberikan janji kosong, melainkan justru membuktikan realita membagi berkat (berdiakonia) tanpa melihat perbedaan.

Sementara itu Tim Miky-Cherly seperti Jemmy Supit, SSos, Thonny Salawati, SH, Johnny Orah, SH, Melky Sambeka, Welly Wenur dan Mity Kansil-Mait mengakui komitmen dari dua sosok perempuan tangguh dan hebat ini.

Pasalnya, saat berdiakonia juga  ‘belanja masalah’, yakni menerima saran, masukan dan harapan langsung dari masyarakat demi mewujudkan Tomohon maju, terpercaya dan sejahtera.

[**/heru]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *