Bitung, Fajarmanado.com – Tahapan seleksi Sekretaris Kota (Sekot) Bitung kini memasuki babak akhir. Tiga nama telah dikirim Panitia seleksi (pansel) Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) untuk digodok dan ditetapkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
“Sudah dikirim kepada pihak Pemrov Sulut,” kata Plt Sekot Kota Bitung Youke Senduk kepada wartawan di Bitung, Senin (27/2), siang tadi.
Senduk mengatakan, tahap penjaringan sampai tahap penyeleksian, sudah selesai dan telah ditetapkan tiga pejabat yang layak mendapatkan jabatan tertinggi ASN di Kota Pelabuhan ini. Namun ia menolak untuk menyebutkan ke tiga nama yang terjaring tersebut.
Ketua pansel Kota Bitung, Dr Tommy Sumakul, SH, MH, juga enggan membeber ke tiga nama dimaksud. Berkali-kali didesak, ia hanya menjelaskan ke tiga nama tersebut memenuhi ketentuan sesuai penilaian panitia dari lima nama yang terjaring dalam delapan peserta yang mendaftar sebagai calon Sekot.
Didampingi plt Sekot Youke Senduk, Plt Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Ferdinand Tangkudung, kabag Humas dan protokol Pingkan Kapoh, Sumakul mengatakan, ke tiga nama yang terakomodir memperoleh nilai skor masing-masing 89.9, 86,73 dan skor 86.
Menurutnya, skor tersebut dinilai dari empat aspek antara lain rekam jejak sebesar 20 persen, kemampuan verbal 20 persendan kemampuan membuat tulisan singkat sesuai ketentuan penulisan 30 persen, yang judulnya baru dibagikan kepada peserta saat berlangsung pengujian tertulis.
Sumakul mengatakan, sebagai bagian dari Universitas yang tidak punya kepentingan dalam tata kepemerintahan Kota Bitung, maka tidak ada intervensi pihak manapun dalam penilaian itu.
“Ini murni seleksi yang objektif dan nilai kenetralan kami dapat dipertanggungjawabkan dan sangat independen,’ungkapnya.
Plt Sekot Bitung, Youke Senduk mengatakan, penyeleksian ini sudah disampaikan ke pihak provinsi dan menunggu hasil yang menjadi Sekot Bitung yang definitf setelah pelantikan.
Ferdinan Tangkudung, selaku salah satu peserta yang mengikuti seleksi tersebut mengatakan, sistem penilaian benar-benar diluar dugaan, karena ada penilaian soal membuat suatu rangkuman dalam bentuk tulisan.
“Judulnya baru diberikan saat penilaian itu berlangsung, ini benar-benar menjadi tolok ukur bahwa keberhasilan menjadi pejabat tertinggi di lingkup ASN bukan sekadar memiliki pengalaman dalam rekam jejak,” demikian Tangkudung.
Seleksi tersebut dibuka Wali Kota Maximiliaan Jonas Lomban di Ruang Tim Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kota Bitung pada Selasa, 21 Februari 2017 lalu.
Lima pejabat senior eselon II yang lolos penjaringan berkas, ikut berebut posisi jabatan tertinggi ASN tersebut. Mereka, adalah, Audy Pengemanan, yang kini menjabat Staf Khusus Walikota, dan Jeffry Wowiling, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Bitung.
Tiga lainnya, yakni, Malton SRP Andalangi, yang kini Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bitung, Ferdinan Tangkudung, Plt. Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Bitung dan terakhir Salma Hasjim, SE, MSi, yang sekarang menjabat Plt. Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kota Bitung.
(risma tofan)