DPP APDESI

Pemkab Minahasa Akan Bedah 200 Unit RTLH Tahun Ini

Pemkab Minahasa Akan Bedah 200 Unit RTLH Tahun Ini
Jacky Walukow
Tondano, Fajarmanado.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa akan bedah 200 unit RTLH) (Rumah Tidak Layak Huni) pada tahun 2017 ini.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Minahasa Jacky Walukow mengatakan, ke 200 rumah warga miskin ini tersebar pada 12 dari 25 kecamatan yang berada di daerah Toar Lumimuut ini.

Anggaran bantuan perbaikan rumah tersebut berasal dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Untuk bantuan tersebut, selain dana dari APBD, juga ada kucuran dana dari APBN,” ujar Walukow.

Namun demikian, Walukow belum memastikan rumah-rumah yang akan dibedah dengan dana pemerintah pusat dan Pemkab Minahasa tersebut. “Kami sementara melakukan survey lapangan,” ungkapnya.

Survey dilakukan tim khusus  untuk melakukan pendataan dengan mengacu dari poin-poin yang telah menjadi ketentuan.

“Jadi rumah yang nantinya dibedah adalah rumah yang dahulunya masuk dalam kategori RTLH. Setelah dibedah nantinya akan menjadi Rumah tinggal layak huni (Rutilahu),” jelasnya.

Walukow mengatakan, persyaratanya sangat jelas tertuang dalan petunjuk teknis. Di antara lain, rumah tidak layak tinggal, tanah milik sendiri, bangunan dinding terkecil dan ruangan terkecil, selanjutnya masyarakat penerima tersebut sudah terdaftar di BPS dan Dinas Sosial serta sudah terverifikasi.

“Soal kepemilikan, tidak harus bukti pembelian, tanah hibah pun bisa asalkan didukung dengan surat-surat, terutama surat persamaan dari keluarga,” ujarnya.

Mengenai nama 12 kecamatan yang menjadi target program tersebut, Walukow masih menolak mengungkapkan. Ia beralasan karena masih bisa berubah berdasarkan hasil survey. “Kita tunggu hasil survey, baru bisa diekspose secara rinci,” kilahnya.

“Untuk pekerja nanti diharapkan kepada aparat desa supaya merekrut orang di desa tersebut atau pekerja lokal. Dan kelompok/pekerja yang membangun dianjurkan satu atau dua rumah yang ditangani,” pungkasnya.

(fis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *