DPP APDESI

Minahasa Butuh Lompatan, Karinda Sebut SHS dan SVR

Minahasa Butuh Lompatan, Karinda Sebut SHS dan SVR
Ketua Harian Partai Demokrat Sulut James Karinda SH MH saat memberikan keterangan pers seusai Ivansa-CNR mendaftar di Sekretariat Partai Demokrat Sulut, Paal Dua Manado, Rabu (20/09/2017), siang tadi.
Manado, Fajarmanado.com – Ketua Harian DPD I Partai Demokrat Sulut James Karinda SH MH mengatakan, Kabupaten Minahasa butuh pemimpin yang memiliki komitmen kuat dan akses yang luas untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat.

“Sebagai kabupaten tetua di Sulawesi Utara, Minahasa sudah tertinggal jauh dari daerah-daerah pemekarannya. Butuh figur pemimpin yang mampu melakukan lompatan-lompatan,” katanya, Rabu (20/09/2017), siang tadi.

Karinda, yang juga Sekretaris Tim Tujuh Partai Demokrat Sulut untuk Pilkada 2018, menggelar konfrensi pers usai menerima berkas pendaftaran dari Ivan Sarundajang SE dan Careig Naichel Runtu SIP (Ivansa-CNR) di Sekretariat Partai Demokrat Sulut, Paal Dua Manado.

Ia mengungkapkan apresiasinya atas niat kedatangan Ivansa-CNR mendaftarkan diri di partai berlambang bintang mercy untuk Pilkada Minahasa 2018.

“Saya bangga Pak Ivansa dan Pak CNR datang mendaftar di Partai Demokrat. Siapa yang tak kenal dengan (ayah mereka) SHS dan SVR. Mereka adalah dua pemimpin dan tokoh hebat Sulut, yang telah memajukan daerah ini,” paparnya.

Melihat keberadaan Minahasa, kata dia, sudah jauh terkebelakang dibandingkan daerah-daerah lain di Sulut di banyak aspek. Di bidang kesejahteraan, sudah tertinggal dari daerah pemekarannya, Minsel, Tomohon, Minut dan Mitra. Begitu pun bidang pendidikan, kesehatan, tenaga kerja dan lainnya.

Minahasa Butuh Lompatan, Karinda Sebut SHS dan SVR
Ivansa-CNR bersama Sekretaris DPD II Partai Golkar Minahasa Febry Suoth SSos dan Wakil Sekretaris James Lewu di kediaman Keluarga Sarundajang-Paat sebelum menuju Sekretariat Partai Demokrat Sulut, Rabu (20/09/2017), siang tadi.

“Mengapa demikian? Minahasa butuh pemimpin yang mampu dan mau bekerja,  memiliki komitmen dan akses yang luas untuk mendatangkan investor agar bisa menciptakan lapangan kerja baru,” ungkap pria yang juga anggota Dewan Sulut ini.

Partai Demokrat, lanjut Karinda, terpanggil menghadirkan pemimpin Minahasa yang terbaik untuk periode 2018-2023. Karena itulah, Partai Demokrat membuka diri kepada pihak manapun yang ingin mengabdikan diri memimpin kabupaten tertua di Sulut ini.

“Minahasa adalah milik Sulawesi Utara, bukan hanya warga Minahasa. Karena, salahsatu barometer kemajuan Sulut adalah Minahasa. Makanya, Partai Demokrat ikut bertanggungjawab memajukan Minahasa sehingga Partai Demokrat membuka diri kepada siapa saja. Kalau Partai Demokrat menutup diri dan hanya memberikan kesempatan kepada kader sendiri untuk memimpin Minahasa, itu berdosa kepada rakyat Minahasa,” tandasnya.

Karinda mengungkapkan, Partai Demokrat berkomitmen menyodorkan pasangan pemimpin terbaik bagi semua daerah, termasuk Minahasa. Untuk itulah, sesuai mekanisme, setiap bakal calon akan diundang untuk memaparkan visi dan misi kepada Tim Tujuh dan pengurus DPD I dan DPD II Minahasa selang 26—29 September, pekan depan.

“Akan ada dialog. Kami akan menggali pengetahuan dari setiap bakal calon soal Minahasa, termasuk langkah-langkah yang akan dilakukan untuk membangun dan mengejar ketertinggalan Minahasa selama memimpin. Jangan sampai, ada yang jumlah desa di Minahasa saja tidak tahu,” ungkap Karinda.

Selain menyampaikan visi misi, juga akan dilakukan survei sepanjang bulan Oktober 2017. “Kami meminta setiap calon, apabila sudah ada hasil survei yang dilakukan, supaya dimasukkan. Itu akan kami sandingkan dengan hasil survei kami,” jelasnya.

Seperti diketahui, Ivansa-CNR telah menggenggam SK Penetapan Pasangan Calon dari DPP Partai Golkar untuk Pilkada Minahasa 2018 pada 4 September silam.

“Ketika kami mendaftar dan disurvei, kami sepakat siapa yang memiliki survei tertinggi, dialah calon bupati. Hasilnya, sekalipun saya Ketua DPD II Partai Golkar, saya legowo menjadi calon wakil bupati dan Pak Ivan sebagai calon bupati,” jelas CNR.

Penulis: Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *