Amurang, Fajarmanado.com – Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 diminta harus sesuai dengan visi dan misi Bupati Christiany E Paruntu dan Wakil Bupati Franky D Wongkar (CEP-FDW).
Janji-janji politik saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minsel 2015 senantiasa harus menjadi bagian dari APBD 2017, terutama pembangunan infrastruktur dan program lain yang menyentuh langsung dengan kepentingan masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Minsel Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Steven Lumowa, SE mengatakan, saat ini Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sementara menyusun dan membahas APBD 2017.
“Nah, saya berharap dalam penyusunan dan pembahasan APBD merupakan penjabaran dari visi dan misi saat kampanye lalu,’’ ujar Lumowa kepada Fajarmanado.com, Kamis (10/11).
Ketua DPC PDI Perjuangan Minsel ini mengatakan, TAPD dan SKPD harus tetap mengacu pada program-program populis yang menyentuh langsung kepentingan publik sebagaimana janji-janji pasangan bupati dan wabup terpilih saat kampanye lalu.
Lumowa mengingatkan, program pembangunan dalam APBD 2017 jangan sampai tidak singkron dengan visi misi CEP-FDW yang telah masuh dalam RPJMD juga sudah disetujui rakyat melalui para wakilnya di lembaga legislatif.
“Selain infrastruktur dan sarana prasarana, juga tak kalah penting adalah menganggarkan dana Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan beasiswa. Semuanya harus tetap dianggarkan sebagai komitmen pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM),” jelasnya.
Menurut Lumowa, Jamkesda dan beasiswa harus juga menjadi prioritas. Karena, kedua program tersebut sangat menyentuh kebutuhan masyarakat. Begitu pula halnya dengan pengadaan obat-obatan bagi Puskesmas dan RSUD.
‘’Semua program tersebut masuk dalam visi dan misi bupati dan wakil bupati saat ini. Makanya, sebagai partai pengusung kami siap mengawal. Termasuk juga program kerakyatan lainnya. Namanya program kerakyatan jangan disepelekan,’’ tegasnya.
Senada dikatakan Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Minsel, Franky Winokan, SE. “Hanura yang juga mendukung CEP-FDW di Pilkada 2015 lalu sangat sependapat dengan PDIP. Bahwa, apa yang ada di visi dan misi saat kampanye lalu harus tetap dijalankan dengan baik,’’ kata Winokan yang menggantikan Billy J Regar ini.
Winokan mengharapkan semua partai pengusung maupun pendukung CEP-FDW harus tetap berkomitmen mengawal tahapan penyusunan dan pembahasan RAPBD 2017.
“Sebagai pendukung di Pilkada 9 Desember 2015, janji-janji kampanye wajib dikawal terus supaya kepercayaan warga Minsel semakin besar,” ujar pengusaha muda asal Poigar ini.
(andries)