DPP APDESI

Legislator Minsel Diminta ‘Rem Terbang’ ke Luar Daerah

Kantor DPRD Minsel
Kantor DPRD Minsel
Amurang, Fajarmanado.com – Bukan rahasia lagi soal anggota DPRD Minsel rajin ‘terbang’ ke Jakarta atau kota besar lainnya. Parahnya, mereka rajin ‘terbang’ usai menggelar rapat paripurna.

Tak tak heran, usai rapat paripurna gedung rakyat di Desa Teep Kecamatan Amurang Barat hanya ada ASN dan puluhan staf tenaga kontrak. Sedangkan, anggota DPRD Minsel tidak ada satupun yang nongol gedung wakil rakyat.

“Anggota DPRD Minsel periode 2014-2019 ini paling banyak ‘terbang’ ke luar daerah. Ada saja alasan mereka ke luar daerah, baik untuk konsultasi atau studi banding atau alasan lainnya. Toch, tetap ada dana ganti SPPD,” ujar Henly Tuela, tokoh pemuda Minsel.

Menurut Tuela, ujung-ujung legislator Minsel ‘terbang’ keluar daerah selalu saja didalihkan dinas luar. “Kalau dilakukan hampir setiap minggu apakah itu dinas luar terus,” ujarnya. “Jadi sebagai masyarakat Minsel, patut bertanya,” sambungnya.

Menurutnya, hasil kerja DPRD dapat diukur pada jumlah produk Perda yang dituntaskan. “Pengamatan saya sangat minim disbanding dengan biaya pengeluaran mereka ke luar daerah, belum lagi dana reses dan lainnya,’’ tegasnya.

Drs Dicky J Umpel, BSc juga mengungkapkan bahwa kebiasaan legislator ke luar daerah sudah sepatutnya dipertanyakan apa hasil yang mereka dapat.

“Perjalanan ke luar daerah, seakan sudah menjadi kebiasaan anggota DPRD kita dengan berbagai dalih. Kalau saya malu jika tidak punya hasil. Harus dibatasi, sebatas yang yang perlu saja,” ujarnya.

Dengan demikian, baik Tuela maupun Umpel minta anggota legislatif agar tidak keranjingan melakukan tugas luar daerah.

‘’Kalau mereka sadar dan tidak ingin menghabiskan uang rakyat melalui APBD, coba kalian sumbangkan kepada rakyat. Mungkin, itu yang lebih baik. Ataukah mungkin, siapa tahu keranjingan kalian keluar daerah sudah ada ‘simpanan’ atau pun hanya suka cuci mata di Jakarta,’’ katanya.

Wakil Ketua DPRD Minsel, Franky Jirro F Lelengboto, ST menjelaskan, bahwa memang ada himbauan seluruh anggota DPRD Minsel tidak lagi keluar daerah atau ‘terbang’ ke Jakarta atau kota besar lainnya di Indonesia.

Ia mengakui agenda DPRD sangat padat dan harus diselesaikan diakhir tahun 2016 ini.

‘’Bila masih ada agenda ke luar daerah, saya usul ditunda dulu. Sebab, kita harus konsentrasi membahas APBD Perubahan dan APBD 2017,” katanya.

Namun Lelengboto mengatakan, jangan hanya anggota DPRD yang disoroti masyarakat. Karena banyak kepala SKPD yang juga sering ke luar daerah hanya untuk mengikuti acara seremonial belaka.

“Wah! Kalau Kepala SKPD berangkat, mereka banyak sekali, malah ada yang bolak balik,’’ pungkas Lelengboto.

(andries)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *