Kawangkoan, Fajarmanado.com — Anggota DPRD Minahasa Edwin AMA Lumi memanfaatkan reses masa sidang ke tiga 2018 di Kecamatan Kawangkoan, Kamis (29/11/2018). Beragam aspirasi pun menyeruak. Mulai dari soal kesulitan air bersih sampai kebutuhan pil KB.
Sederetan persoalan muncul dari para peserta reses, yang dihadiri Lurah Herby Supit, SE, perangkat kelurahan, pengurus LPM dan jajaran tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Persoalan kesulitan air bersih terus menjadi bahan keluhan. Karena, suplai air bersih PDAM sering ngadat sampai berhari-hari.
“Untung saja tetangga saya, ada dua rumah yang punya sumur bor yang rela membagikan air minum. Tapi, bagaimana dengan rumah tangga lain,” papar Ketua LPM Kelurahan Sendangan, Sem Sumakul, BA.
Selain suplai air PDAM, kelangkaan gas LPG 3 Kg juga menjadi sorotan masyarakat, padahal jumlah pangkalan gas LPG di wilayah Kelurahan Sendangan cukup banyak.
“Di kelurahan ini ada lima pangkalan LPG, tapi anehnya selaku kehabisan ketika ada yang hendak membeli,” ujar Lexi Lumenta, Pembantu Kepala Lingkungan Dua Sendangan ini.
Sementara itu, Jessy Sekeon mengharapkan pihak dewan memperjuangkan kebutuhan ibu-ibu rumah tangga dalam menyukseskan program KB.
“Kalau bisa dapat diperjuangkan supaya ibu-ibu mendapat Pil KB gratis. Selama ini kami harus membeli Pil KB, jadi bagaimana dengan program nasional keluarga berencana,” kata Jessy, ibu rumah tangga ini.
Selain berharap dapat Pil KB gratis, para ibu rumah tangga juga berharap pemerintah teliti dan cermat dalam menerbitkan JKN gratis, yang telah berlaku di Minahasa sejak bulan September ini.
Persoalannya, kata mereka senada, kartu JKN gratis yang diterbitkan Pemerintah Minahasa pada awal bulan ini banyak kekeliruan. Selain perbedaan NIK, juga ada nama PNS, orang yang sudah meninggal, dan keluarga mampu yang memiliki BPJS kelas 2 secara swadaya.
Disamping itu, banyak kebutuhan lain yang juga terangkat. Yakni, pembangunan infrasruktur jalan, kantor dan balai pertemuan kelurahan serta pembangunan tanggul di beberapa lokasi yang terancam longsor lebih besar.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Edwin Lumi, legislator PKPI ini berjanji akan membawa dan memperjuangkan semuanya bersama DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Penulis: Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas