Sulta, Fajarmanado.com – Masyarakat Suluun Raya Kecamatan Suluun Tareran (Sulta), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mempertanyakan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terhadap kerinduan masyarakat untuk perbaikan jalan Suluun-Lelema. Ruas jalan yang dinilai sudah rusak parah itu, belum juga ada tanda-tanda perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Minsel.
‘’Oh, soal usulan perbaikan jalan Suluun-Lelema sudah sejak beberapa tahun lalu kami sampaikan. Makanya, tidaklah berlebihan kalau sekarang kami bertanya, kapan kira-kira jalan Suluun-Lelema dianggarkan melalui APBD Minsel,” ujar anggota DPRD Minsel dari Dapil V Verke BJ Pomantow, Selasa (13/6/2017).
Pomantow muncul di Kantor Dinas PUPR Minsel, pagi tadi. “Saya datang untuk meminta penjelasan kepada pejabat di sini, apakah usulan itu sudah diterima masuk program atau tidak. Saya malu kepada konstituen saya karena sampai sekarang hasil reses saya di Dapil V sejak beberapa tahun lalu itu, belum juga ditindaklanjuti,” imbuhnya.
Ia menyatakan kesal dengan penjelasan yang disampaikan Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang Bina Marga Ventje Karouwan, ST MSi.
‘’Pada intinya, ternyata belum juga dianggarkan, padahal sudah bertahun-tahun lamanya disampaikan. Aspirasi masyarakat ini pun bukan hanya disampaikan kepada kami saat reses, tetapi sudah berkali-kali diusulkan melalui Musrenbangdes dan Musrenbang kecamatan. Anehnya, belum juga masuk program pada tahun ini,” paparnya.
Sekretaris Komisi I Dewan Minsel ini, juga mengungkapkan jika pihaknya sudah pernah mengusulkan perbaikan ruas jalan tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akibat terjadi beberapa titik longsor yang ikut menggerus badan jalan.
“BPBD Minsel juga sudah pernah melakukan survey lokasi jalan Suluun-Lansot yang pernah terjadi banjir dan longsor. “Tapi, anehnya pula, sampai hari ini tidak ada realisasi. Bantuan korban bencana alam untuk warga Suluun-Lansot pun tidak pernah ada. Makanya kami anggota dewan yang terus menjadi sasaran kritikan masyarakat karena kami selalu berbaur dengan masyarakat,” ungkap legislator Fraksi PDIP ini.
Hukum Tua Desa Suluun Tiga Jerry Regar membenarkan kalau ternyata usulan warga soal perbaikan jalan Suluun-Lelema sudah cukup lama. ‘’Namun demikian, kami pun hanya bisa mengatakan kepada warga bersabar saja. Sebab, soal bangunan jalan Pemkab Minsel masih diprioritas jalan perkotaan. Tapi, kabarnya jalan tersebut segera akan diperbaiki dengan anggaran APBD Minsel,’’ papar Regar.
Mantan anggota DPRD Minsel ini juga mengungkapkan bahwa bukan hanya jalan Suluun-Lelema yang diharapkan warga Suluun raya untuk diperbaiki secepatnya, tetapi juga jalan Suluun-Lansot (Tareran) dan Suluun-Timbukar. Hanya saja, katanya, khusus jalan Suluun-Timbukar sesuai rencana diplot di APBD Provinsi Sulut karena menghubungkan dua kabupaten.
Penulis : Andries Pattyranie
Editor : Herly Umbas