Konferda PWI Sulut: Menyusul Paransi, Wartawan Senior Ini Mendaftar Ketua, Vouke Lontaan Ketua DK

Ramon Wowor Datang Menawarkan Program Trisakti

Ramon Wowor ketika menyerahkan berkas pendaftaran Calon Ketua PWI Sulut periode 2026--2031 yang diterima Ketua SC Konferda PWI Sulut 2026, Drs Jimmy Senduk di Kantor PWI Sulut, Manado, Sabtu (14/3/2026).

FajarManado.News, Manado — Bursa bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2026–2031 mulai bertambah. Setelah John W Paransi, kini muncul Raymon Wowor.

“Saya mendaftar karena menghargai dan tidak bisa menolak permintaan teman-teman wartawan, terutama wartawan senior untuk mengangkat harkat dan martabat organisasi PWI di daerah Nyiur Melambai ini,” komentar Ramon, sapaan karib wartawan senior itu kepada FajarManado.News usai mendaftar di Kantor PWI Sulut, Manado, Sabtu, 14 Maret 2026.

John Paransi saat menyerahkan berkas pendaftaran calon Ketua PWI Sulut 2026--3031 pada Senin (9/3/2026)
John Paransi saat menyerahkan berkas pendaftaran calon Ketua PWI Sulut 2026–3031 pada Senin (9/3/2026)

 

Sebagaimana John W. Paransi, yang juga wartawan senior ini mendaftar pada 9 Maret 2026, berkas pendaftaran Ramon diterima Ketua Steering Committee (SC) Konferensi Daerah (Konferda) PWI Sulut 2026, Drs Jimmy H Senduk didampìngi Chintia Bojoh dan Ardy Kalumata.

Menariknya, di hari yang sama, Drs Vouke Lontaan, yang kini masih menjabat Ketua PWI Sulut, tiba-tiba ikut mendaftar.

Drs Vouke Lontaan ketika menyerahkan berkas pendaftaran calon Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut periode 2026–2031.

Namun, Vouke bukan datang mendaftar kembali untuk jabatan Ketua PWI Sulut, yang sudah dua periode dipegangnya, melainkan sebagai bakal calon Ketua Dewan Kehormatan organisasi profesi wartawan tertua di tanah air di Sulut ini.

Dengan bertambahnya figur yang maju, Konferda PWI  tahun ini diperkirakan akan berlangsung dinamis dan kompetitif.

Vouke mengatakan kontestasi dalam organisasi profesi wartawan merupakan bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat.

“Setiap anggota PWI Sulut memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Sulut periode 2026–2031, selama memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga organisasi,” ujarnya.

Karena itulah, siapa yang akan memimpin PWI Sulut lima tahun ke depan sepenuhnya akan ditentukan oleh para pemilik suara dalam konferensi.

“Ibaratnya seperti pesawat di landasan pacu. Kita lihat saja nanti pada 31 Maret,” katanya.

Sementara itu, Ketua SC Koferda PWI Sulut, Jemmy Senduk, menyampaikan seluruh tahapan konferensi masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Menurutnya, pendaftaran calon Ketua PWI Sulut maupun calon Ketua Dewan Kehormatan masih dibuka hingga Kamis 19 Maret 2026 mendatang.

Oleh sebab itulah, kemungkinan bakal calon bertambah masih terbuka lebar bagi anggota PWI Sulut yang memenuhi syarat.

Sob, sapaan akrab pria yang memulai karir jurnalistik di SKH Manado Post Januari 1987 mengatakan, semua berkas bakal calon akan diteliti pihaknya kemudian disampaikan ke DPP PWI untuk diteliti kembali dan diterbitkan SK Calon.

Sementara itu SC juga sedang melakukan finalisasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan menentukan para pemilik suara dalam konferensi tersebut.

“Masa sanggah DPT masih berlangsung hingga 16 Maret, hari ini. Jadi semua tahapan berjalan paralel,” jelas Sob.

Program Trisakti Ramon

Sementara itu, Ramon Wowor ternyata tidak hanya mendaftarkan diri menjadi Ketua PWI Sulut 2026-2031.

Wartawan senior yang memulai karir jurnalistik di Surat Kabar Obor Pancasila pada tahun 1980 itu ternyata datang menawarkan visi misi Trisakti.

“Saya siap dengan program Trisakti,” katanya menjawab pertanyaan.

Ia menjelaskan Trisakti adalah senjata ampuh untuk mewujudkan PWI Maju serta Hebat yaitu, berdaulat (berwibawa,) mandiri (kuat ekonomi) dan berbudaya (pendidikan karakter).

Ramon dikenal sebagai pria yang selalu berpenampilan rapi dan berwibawa dan menjadi salahsatu perintis SKH Manado Post dengan posisi Redaktur Olah Raga dan Ekonomi ketika mulai terbit 17 Januari 1987.

Sepanjang sekira 46 tahun berkarir di dunia jurnalistik, Ramon beberapa kali merintis penerbitan koran dan majalah. Di PWI Sulut, Ramon beberapa kali masuk jajaran pengurus, dan terakhir rela mengemban tugas sebagai Ketua PWI Minahasa Utara.

[**heru]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *