FajarManado.News, Kawangkoan — Kawangkoan Chrismas Festival (KCF) 2025, yang bertransformasi menjadi Kawangkoan Ba Ombong, terus diserbu pengunjung sampai Sabtu, 14 Maret 2026.
Tak heran, rutin dibuka setiap hari mulai Pukul 17.00 Wita atau jam 5 sore, sejak Januari 2026 lalu, sontak semakin menarik minat para pelaku usaha mikro kecil yang bergerak di bidang usaha kuliner, membuka usaha.
Ditangani Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Esa Waya Kawangkoan sejak 5 Maret lalu, performa kawasan Ba Ombong Kawangkoan ini dinilai semakin menarik.
Tertata rapi dan apik, dengan memberi ruang yang sama bagi setiap tenda jualan dan menyisahkan “jalan setapak” di antara jejeran tenda yang saling berhadapan, menciptakan pemandangan yang rapi dan apik, maka layak menjadi ikon wisata malam hari.
Sontak saja, selain semakin menarik lebih banyak pengunjung, kawasan ekonomi baru Kawangkoan Ba Ombong di Jalan 17 Agustus, yang melintas di antara Taman Kota dan Terminal Kawangkoan dengan Kantor Camat Kawangkoan, kompleks pertokoan ini, kian menarik minat pelaku usaha kuliner.
“Mulanya, pada Januari-Februari, hanya belasan tenda usaha yang ada, tapi sekarang ini yang sudah mendaftar dan terdata 54 pelaku usaha,” komentar Ketua Bumdesma Esa Waya Kawangkoan, Drs Eddy F Ruata, Sabtu malam, 14 Maret 2026.
Ditemui di Sekretariat Kawangkoan Ba Ombong, Ruata mengatakan, merespon animo pengusaha mikro kecil ini, area Kawangkoan Ba Ombong diperluas. Tidak hanya menggunakan Jalan 17 Agustus di simpang tiga Tugu Kumawangkoan ini, tetapi juga menggunakan area Terminal Kawangkoan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Terminal (Kawangkoan), karena hanya digunakan mulai jam 5 sore sampai 11 malam. Setelah itu semua tenda, termasuk sampah diangkat sehingga paginya sudah seperti sediakala,” ujarnya.
Siapa dan dari mana saja para pelaku usaha kuliner yang memanfaatkan fasilitas usaha Kawangkoan Ba Ombong, Ruata mengatakan tidak sebatas warga Kawangkoan raya, tetapi juga ada yang datang dari Sonder dan Langowan.
“Yang kami banggakan, sebagian besar dari mereka adalah anak-anak muda,” ujarnya.
Di sisi lain, ia mengharapkan para pengunjung dapat menjaga keamanan dan ketertiban. “Mohon semua jaga keamanan dan ketertiban bersama. Perlu diketahui, kegiatan Kawangkoan Ba Ombong ini mendapat izin resmi dari pihak kepolisian,” tuturnya.
[heru]