DPP APDESI

Ini Alasan Paslon Nomor Urut 2 YLM-DRK Mengajak Berkampanye Riang Gembira Saat Kampanye Damai Pilkada Minahasa

YLM mengangkat tangan kanan terkepal dan DRK dua jari di atas mobil terbuka ketika start road show Kampanye Damai Pilkada Minahasa di jalan depan Kantor KPU Minahasa, Kelurahan Wewelen, Tomdano, Senin (23/09/2024) sore.

Fajarmanado.com, Tondano–Youla Lariwa Mantik, SH, MH dan Denni Rudi Kalangi (YLM–DRK) pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Pilkada Minahasa 2024 menunjukkan sikap taat hukum serta peduli keamanan dan ketertiban.

Saat diberikan kesempatan orasi singkat di sela Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut dan Kampanye Damai Pilkada Minahasa di halaman Kantor KPU Minahasa, Kelurahan Wewelen, Tondano, Senin (23/09/2024), YLM sempat mengajak dua pasangan calon (paslon) lainnya dan para pendukung untuk bersama-sama menghindari black capaign atau kampanye hitam.

Saat diberi pula ruang berorasi, Robby Dondokambey, SSi, MAP (RD), Cabup PDIP ini, cenderung fokus pada keberhasilan pemerintahan Bupati Royke Oktavian Roring selama periode tahun 2018–2023, di mana dirinya sebagai wakil bupati.

Sementara, Cabup Susi Fiane Sigar, yang diusung Partai Gerindra dan NasDem, juga tak menyentil bagaimana menciptakan Kampanye Damai.

Menanggapi hal tersebut, YLM mengungkapkan, sebagai cabup dirinya dan DRK merasa berkewajiban untuk mengingatkan kepada semua, termasuk para paslon dan pendukung masing-masing untuk bersama-sama mewujudkan kampanye damai, berintegritas dan bermartabat.

“Pilkada adalah panggung pesta demokrasi. Kampanye Pilkada 2024 ini hanya dua bulan. Jangan hanya dalam dua bulan ke depan harmoni kehidupan masyarakat di daerah kita ini, terkoyak dan masyarakat terkotak-kotak,” komentarnya kepada wartawan, Senin (23/09/2024), malam.

YLM–DRK, yang diusung Partai Golkar, Demokrat dan Perindo, merasa terpanggil untuk mengingatkan peran sentral para paslon dalam mewujudkan Pilkada yang aman, damai, nyaman, santun, bermartabat dan berintegritas.

“Untuk itulah, kenapa saya mengajak semua pihak agar berkampanye riang gembira, jangan ada hoax, finah dan saling menjelekkan,” ungkap Youla, sapaan karib YLM, didampingi suami, Noviyandi Rozak, SE, pengusaha nasional spesialis batu bara dan sawit ini.

Youla yang semakin dikenal dengan sebutan Wewene Keter, tak menampik bahwa isu-isu yang mengarah fitnah kepada para calon, sudah mulai disebar oknum-oknum tak bertanggung jawab. Baik dari mulut ke mulut maupun lewat media sosial dalam masa sosialisasi bakal calon.

“Saya kuatir dan prihatin jangan sampai hal itu berlanjut dan ada anggota masyarakat Minahasa yang terjerat hukum akibat terlanjur melakukan kampanye hitam di masa kampanye sampai masa tenang nanti,” ketus Youla, yang dikenal sebagai lawyer, di kediamannya, Kelurahan Tounkuranber, Kecamatan Tondano Barat.

Didampingi Ketua Tim Kampanye, Erick Mingkid, SH, yang juga pengacara senior, Youla menyebut setidaknya ada 11 poin larangan dalam masa Pilkada 2024.

Antara lain, menghina seorang, agama, suku, ras, golongan, calon gubernur, calon wakil gubernur, calon bupati, calon wakil bupati, calon wali kota, calon wakil wali kota dan partai politik.

Lalu, melakukan kampanye berupa hasutan, fitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan atau kelompok masyarakat.

Termasuk juga, merusak alat peraga kampanye dan mengganggu keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum.

Oleh karena itu, lanjut Youla, telah dan akan terus mengingatkan tim dan Relawan YLM-DRK yang mengusung Minahasa Keter untuk berkampanye santun, bermartabat dan berintegritas dengan riang gembira.

“Karena Pilkada adalah pesta demokrasi. Jadi yang namanya pesta harus dihadapi dengan riang gembira,” ujar ibu kandung Sekar Kawanua Putri, SH itu.

[**/herly]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *