Fajarmanado.com, Pineleng– Warga Kampung Muslim di Desa Sea, Kecamatan Pineleng menaruh harap pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa memberikan perhatian terhadap akses jalan ke desanya dan sekitar.
Infrastruktur jalan arteri yang menjadi tanggung jawab Pemkab Minahasa baik dari dan Malalayang Kota Manado ke Desa Sea telah lama rusak berat.
“Kalau jalan yang jadi tanggung jawab Pemkot Manado dan Pemkot Tomohon sudah cukup bagus dan mulus. Tapi, yang jadi tanggung jawab (Pemkab) Minahasa, rusak parah,” ujar Imam Masjid Nurud Taqwa Hj Ahad Bualo.
Hj Bualo mengatakan, rehabilitasi jalan-jalan di desa yang dikenal dengan Patung Penambang Batu ini, sudah sudah sangat mendesak.
“Saya kira, ketika datang ke sini, Ibu Youla sudah melihat dan merasakan sendiri,” katanya saat berbincang dengan Youla Lariwa Mantik, SH, MH (YLM), Calon Bupati (Cabup) Minahasa 2024 nomor urut 2, Minggu (13/10/2024).
Youla, sapaan akrab YLM, yang kini dikenal sebagai wewene keter ini, mengunjungi Desa Sea pada sore tadi.
Didampingi Anggota DPRD Minahasa, Dr. Ir. Arie Bororing, MSi, Youla yang sebelumnya beribadah Minggu bersama umat Gereja Katolik Kristus Raja Kembes, Tombulu, berkunjung ke Desa Sea dan bertemu dengan Hj Ahad Bualo bersama muslimin dan muslimat Masjid Nurud Taqwa.
Dinny Mirandy, warga setempat mengungkapkan bahwa masyarakat Desa Sea, yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Malalayang Barat, Kota Manado telah lama rindu bertemu, bertatap muka dan berdialog dengan Youla, lawyer sekaligus pengusaha spesialis batu bara dan sawit.
Selama ini, katanya, warga Sea sudah baru melihat wajah Youla dari baliho-baliho sosialisasi dan membaca kepedulian sosialnya di media-media online, termasuk media sosial.
“Semoga, apabila Ibu Youla terpilih jadi bupati, dapat memperbaiki infrastruktur jalan penghubung dan di desa kami ini,” ujar Mirandi.
Jalan penghubung Desa Sea dan Desa Warembungan, Minahasa dan Kota Manado yang berada di wilayah Minahasa, menjadi sorotan selama ini.
Kondisi yang rusak parah, menarik perhatian warga setempat sehingga melakukan tambal sulam menggunakan campuran semen dan teras sambil menggalang dana.
Padahal, ruas jalan Warembungan–Sea menjadi alternatif utama atau jalan pintas ambulance atau masyarakat Minahasa dan Tomohon yang hendak menuju RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado.
“Jalan-jalan utama di desa ini sebenarnya harus jadi prioritas. Selain untuk kelancaran mobilitas ekonomi masyarakat, juga ke rumah sakit Prof Kandou,” komentar Youla.
Youla berjanji, apabila diizinkan Tuhan dan dipilih mayoritas masyarakat jadi Bupati Minahasa periode 2025–2030, dia bersama pasangannya, Denni Rudi Kalangi (DRK) akan memperhatikan hal ini.
Seperti diketahui, YL–DRK, yang mengusung tagline Minahasa Keter, maju Pilkada Minahasa 2024 diusung Partai Golkar, Demokrat dan Perindo.
[**/nly]