FajarManado.News, Manado — H-3 Konferensi Daerah (Konferda) PWI Sulawesi Utara (Sulut) Raymon Wowor memberi pernyataan mengejutkan.
Wartawan senior yang maju sebagai Calon Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut periode 2026–2031, yang karib disapa Ramon ini mengungkapkan siap menyuntik dana pinjaman sebesar Rp100 juta sampai Rp500 juta kepada pengurus PWI kabupaten kota se daerah Nyiur Melambai ini.
“Tentu tidak cuma-cuma atau bantuan sosial. Kuncuran dana itu sebagai modal kredit usaha melalui skema kerjasama,” katanya ketika berbincang-bincang dengan sesama wartawan di Manado, Sabtu, 28 Maret 2026.
Ramon, yang terjun di dunia jurnalistik mulai tahun 1980 menjelaskan, skema kerjasama dana pinjaman itu diberi peluang kepala pengurus PWI dengan membuka unit usaha simpan pinjam.
“Kebetulan, selain aktif sebagai wartawan, sekarang ini saya juga Kepala Cabang Manado Koperasi Simpan Pinjam terbesar di Indonesia. Makanya saya membuka peluang pemberdayaan ekonomi kepada teman teman PWI se Sulut,” jelas Ramon, yang mengatongi KTA PWI sejak tahun 1984.
Ramon mengatakan menyadari bahwa banyak wartawan daerah yang membutuhkan modal usaha, baik untuk memenuhi administrasi pendirian perusahan penerbitan dan usaha mikro kecil, seperti kuliner dan produksi pertanian, peternakan dan perikanan.
Konsep kerjasama ini, katanya, sebenarnya sudah ditawarkan pada Rakerda PWI Sulut beberapa waktu lalu, namun baru Pengurus PWI Minahasa Selatan yang merespon cepat.
“MoU dengan PWI Minsel segera ditandatangani dalam waktu dekat,” katanya.
Akan menyusul, lanjut Ramon, adalah PWI Bolaang Mongondow Timur (Boltim). “Ketua PWI Boltim, Erwin Winerungan sudah menyampaikan keinginan aga mereka ikut dilibatkan,” ujar Ramon.
Konsekwen Jalankan Tugas DK
Meskin mengemban tugas sebagai Ketua KSP Kopdit Pintu Air Cabang Manado, Ramon menyatakan akan tetap konsekwen menunaikan tugas jika terpilih sebagai Ketua DK PWI Sulut untuk menjaga marwah PWI sebagai organisasi wartawan yang berdiri sejak tahun 1946 ini.
Soal terpilih atau tidak sebagai ketua DK PWI Sulut, Ramon menyebut adalah soal lain.
“Yang utama sekarang bagaimana kita mengangkat harkat martabat PWI sulut lewat kesejahteraan dan kemandirian,” tandasnya.
Menurut dia,jika wartawan kuat ekonomi keluarganya akan kuat pula sehingga tidak ada lagi yang akan memandang sebelah mata kepada wartawan.
“Dengan ekonomi yang kuat menjadi landasan semangat kita sebagai wartawan melakukan tugas pers secara profesional yaitu melakukan kontrol sosial secara full gas,” tegas Ramon lagi.
Dalam merebut kursi Ketua DK PWI Sulut 2026–2031 pada 31 Maret mendatang Ramon bersaing dengan dua yuniornya, Yakni, yakni Fernandus Adam dan Satryn Lasama.
Siapa kampiunnya, ditentukan oleh 397 wartawan pemilik hak suara sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan PWI Pusat 25 Maret 2026.
[heru]