DPP APDESI

Wouw… Triwulan Keempat Dana BOS SD Berkurang…?

Foto suasana ceria di salah satu SD
Foto suasana ceria di salah satu SD
Bitung, Fajarmanado.com – Aneh..! Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Sekolah Dasar di Kota Bitung, setiap pencairan di Triwulan keempat, selalu berkurang. Menurut pengkuan Kepala Sekolah SD, Dana BOS tersebut berkurang sampai jutaan rupiah. Dana BOS yang dibayar per Triwulan, untuk setiap sekolah dihitung dari jumlah siswa, khusus untuk SD per siswa Rp. 800.000,-.

“Pada Triwulan pertama sampai Triwulan ketiga, Dana BOS yang dibayar sesuai dengan jumlah siswa, tetapi ketika pembayaran pada Triwulan keempat yang dibayar bulan November, sudah berkurang sampai jutaan rupiah,padahal tidak ada siswa yang keluar, nanti pembayaran pada Triwulan pertama ditahun depan sudah sesuai lagi dengan jumlah pada Triwulan pertama sampai ketiga ditahun yang lalu,” jelas salah satu Kepala Sekolah SD yang ada di Kota Bitung, Kamis (24/11).

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bitung, Julius Ondang, ketika dikonfirmasi terkait hal ini, mengatakan bahwa penyaluran Dana BOS adalah kewenangan Diknas Provinsi, yang disalurkan langsung ke Rekening Sekolah.

“Saya juga kaget ketika dihubungi oleh salah satu Kepala Sekolah SD di Kota Bitung, dimana Dana BOS untuk SD yang dipimpinnya berkurang sampai kurang lebih 40-an juta, sudah disampaikan kepada yang bersangkutan bahwa Dana tersebut jangan dulu diambil nanti dikonfirmasi dulu ke Diknas Provinsi,” kata Ondang.

Ia menjelaskan, pembayaran Dana BOS untuk setiap sekolah berdasarkan laporan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Untuk SD per siswa Rp. 800.000,- sedangkan SMP Rp. 1.000.000,- per siswa, yang dibayar per Triwulan. Dana BOS bisa berkurang kalau ada siswa yang keluar di Sekolah tersebut,  Kalau Dana BOS berkurang di Triwulan kedua, itu masuk akal karena bisa saja siswa yang keluar lebih banyak dari siswa yang masuk di tahun ajaran baru.

“Yang aneh kalau pada Tri Wulan keempat tahun 2016 dananya berkurang, tetapi pada Triwulan pertama ditahun 2017 justru dana yang masuk sama dengan pada Triwulan pertama sampai ketiga ditahun 2016,” pungkasnya. (JO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *