DPP APDESI

Rusak Parah, Kondisi Jalan Tondano-Manado via Kembes Tuai Kritikan

Inilah salahsatu bagian jalan penghubung Tondano-Manado via Kembes yang rusak parah pasca hujan deras sampai awal pekan ini. Foto: Fiser Wakulu.

Tondano, Fajarmanado.com — Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Minahasa sampai awal pekan ini berdampak buruk pada infrastruktur jalan. Kerusakan tak terelakkan di sejumlah ruas jalan umum hanya gara-gara tidak didukung dengan drainase yang representatif.

Hujan deras yang mengguyur menyebabkan air meluap menutupi dan menggenangi badan jalan akibat drainase tidak mendukung sehingga aspal jalan pun tak mampu bertahan dan tak sedikit yang tergerus.

Yang paling menyita perhatian adalah ruas jalan Tondano-Manado via Desa Kembes. Sejumlah pengendara yang melalui ruas tersebut mengeluh karena kondisi jalan semakin rusak parah dan memprihatinkan.

“Jalan ini sama dengan kuala, dan sobole tanam akang pisang,” kata Jeffry Uno dengan dialek Manado yang melewati jalan tersebut dengan kendaraan roda empat.

Senada diungkapkan pengendara roda dua, Erwin Bojoh. Ia mengatakan jalur tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, terlebih pengendara roda dua. Luban-lubang menganga di sana sini seakan siap menjebak setiap roda sepeda motor yang melintas.

“Jika tidak hati-hati, apalagi pada saat malam hari bisa-bisa terjadi kecelakaan,” ungkap Bojoh.

Mereka pun berharap sekiranya pemerintah bisa segera memperhatikan  dengan cepat mengambil tindakan untuk memperbaikinya sebelum ada korban.

“Demi keselamatan pengguna jalan, kiranya pemerintah harus bertindak cepat untuk memperbaiki jalan tersebut demi keamanan pengendara. Jika tidak, pasti akan ada korbannya,” tandasnya.

Ruas jalan antarkota dalam Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu, kini lsudah menjadi kewenangan langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov),  baik perawatan maupun perbaikan.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Provinsi Sulut Steve Kepel ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler berjanji akan segera melakukan memperbaiki terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan pascahujan deras tersebut.

“Kita akan segera perbaiki jalan tersebut, namun akan dilakukan secara bertahap,” kata Kepel.

Menurut dia, tahapan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan di jalur tersebut akan diawali dengan pembersihan material tanah dan kayu-kayuan yang menutupi sebagian badan jalan akibat longsor.

“Kita akan bersihkan longsor, baru kita lakukan perbaikan. Karena ada beberapa titik longsor yang menutup sebagian jalan,” pungkasnya.

Penulis: Fiser Wakulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *