DPP APDESI

RSUD Manado Mulai Dibangun, Wali Kota: Warga Manado Butuh Rumah Sakit

RSUD Manado Mulai Dibangun, Wali Kota: Warga Manado Butuh Rumah Sakit
Peletakkan batu pertama pembanguna RSUD Manado, Senin (22/05) siang tadi
Manado, Fajarmanado.com – Kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat bukanlah isapan jempol belaka.

Setelah program Universal Coverage (UC) diintegrasikan kedalam BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan, kini Pemkot mulai membangun Rumah Sakit representative untuk warga Kota Manado.

Keseriusan Pemkot, dimulai dengan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Manado yang terletak di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Senin (22/05/2017) siang tadi.

Wali Kota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, dalam sambutannya mengatakan, rencana pembangunan RSUD Kota Manado senilai Rp 105 Miliar lebih itu telah beberapa kali dipindahkan. Mulai dari lokasi di Kecamatan Mapanget  sampai akhiirnya ditetapkan dibangun di Kecamatan Wanea.

“Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado ini telah ada sejak lama. Dan dengan berbagai pertimbangan, akhirnya pembangunan Rumah Sakit ini bisa terlaksana ditempat ini,” jelas Lumentut.

“Ini pembangunan tahap pertama yang dananya dari anggaran dari APBD Kota Manado sebesar Rp 15 miliar,” sambungnya.

Untuk tahap pertama ini, Lumentut menyebut membangun Poliklinik, selanjutnya akan dikembangkan sehingga tahun 2019 ditargetkan selesai menjadi RSUD Manado type C, dengan 100 tempat tidur.

“Kami menyadari, selama ini layanan kesehatan kepada masyarakat belum maksimal. Pasalnya, jumlah kamar rumah sakit yang ada di Manado masih kurang, sehingga, banyak pasien dengan kemampuan terbatas belum dapat terlayani,” ungkapnya. ‘”

“Saya berharap dengan adanya Rumah Sakit milik pemerintah Kota Manado ini, akan memberikan layanan kesehatan yang lebih baik,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, ke depan bukan hanya Rumah Sakit pemerintah, namun akan dibangun pula rumah sakit baru oleh kalangan swasta. “Di Mapanget akan dibangun Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Hermina,” tukas Wali Kota dua periode itu.

Lumentut mengatakan, kehadiran RSUD Kota Manado di Kecamatan Wanea tersebut, tidak hanya membantu masyarakat Kota Manado, namun sebagian masyarakat Kabupaten Minahasa.

Untuk itu dirinya berharap kepada pihak kontraktor dan konsultan, untuk bisa melakukan pekerjaan sebaik mungkin dan ikuti aturan main yang ada.

“Semoga proyek pembangunan RSUD ini mendatangkan tiga kesuksesan, yakni sukses administrasi, sukses pembangunan fisik dan sukses dalam pelayanan kesehatan ke masyarakat nantinya. Jadi saya minta, lakukan pekerjaan sebaik mungkin. Karena berkat tidak akan lari, jika kita melakukan dengan penuh tanggung-jawab guna menghindari dampak hukum dikemudian hari,” papa pria yang pernah menjabat Kadis PU di Kota Bitung ini.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Kota Manado DR Peter KB Assa, dalam laporannya mengatakan, pembangunan RSUD Kota Manado baru bisa terlaksana bulan Mei ini, karena berbagai kendala.

Selain, pemindahan lokasi juga harus didukung dengan aturan yang ada. “Pembangunan ini baru terlaksana pada bulan Mei ini, padahal rencana pembangunan ini sudah ada sejak lama. Bahkan, sudah masuk dalam RPJMD 2010-2015 dan RPJMD 2016-2021. Namun, harus melalui proses pengadaan tanah hingga proses pelelangan rumah sakit ini,” ujarnya.

Lanjut Assa, kehadiran RSUD Kota Manado merupakan harapan masyarakat. Karena, beberapa kabupaten/kota di Sulut telah memiliki RSUD sendiri.

Selain Walikota Lumentut, peletakan batu pertama diawali rohaniawan yang memimpin ibadah, Pdt Priskila Solang Tampemawa STh.

Kemudian diikuti Dandim 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh, Asisten III bidang Administrasi Umum Setda Kota Manado Frans Mawitjere SH, Kepala Dinas Kesehatan dr Robby Mottoh, Kepala Dinas PUPR Peter KB Assa, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado Pdt Roy Lengkong STh, serta yang mewakili Kapolresta Manado.

Penulis/Editor : Simon Siagian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *