Amurang, Fajarmanado.com – Kondisi jalan Trans Sulawesi di Amurang semakin prihatin. Melihat hal diatas, Polres Minahasa Selatan segera melakukan upaya koordinasi dengan instansi terkait. Pasalnya, perihal kondisi jalan Trans Sulawesi di Kota Amurang dan sekitarnya yang makin parah.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana,SH,SIK,MSi saat memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) jajaran Polres Minsel belum lama di Ruang Rapat Polres Minsel.
“Kondisi jalan Trans Sulawesi khususnya di Amurang Raya sudah sangat kurang baik. Tentunya akan berpengaruh pada para pengguna jalan terkait dengan faktor keselamatan pengemudi, pengendara maupun pejalan kaki. Hal ini patut kita seriusi karena bersinggungan langsung dengan fungsi kepolisian di bidang lalulintas,”ujar Kapolres Perdana.
Untuk itu, Polres Minsel akan segera berkoordinasi dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Manado, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel melalui Dinas PUPR Minsel, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara serta seluruh stakeholder yang terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan.
‘’Olehnya, hal diatas sangat penting kami lakukan. Sebab, takutnya jangan sampai bertambah korban jiwa lantaran kondisi jalan Trans Sulawesi di Amurang makin parah. Menurutnya, tak sedikit korban akibat jatuh gara-gara jalan rusak. Namun sayangnya, hal diatas justru tidak ditanggapi pihak-pihak terkait diatas,’’jelasnya.
Terpisah Plt Kepala Dinas PUPR Minsel Rudy F Tumiwa, ST MSi dikonfirmasi Fajarmanado.com, Jumat (17/3/2017) menjelaskan, bahwa masalah diatas akan diteruskan ke BPJN Manado. ‘’Jalan Trans Sulawesi adalah tanggungjawab BPJN Manado. Karena memang, jalan itu menjadi tanggungjawab pemerintah pusat. Tapi, pihaknya hanya berkoordinasi saja. Lainnya tidak, karena bukan rana Pemkab Minsel,’’ungkap Tumiwa yang baru dipercayakan Bupati Tetty Paruntu menggantikan Jootje M Tuerah, ST MM yang telah memasuki masa pension.
(andries)