Tompaso Barat, Fajarmanado.com — Pasar Tompaso, Kabupaten Minahasa dipastikan ditutup operasionalnya mulai hari Rabu (10/6/2020), besok.
“Sesuai rapat Forkompika Tompaso dan Tompaso Barat bersama kepala pasar dan Kepala Puskesmas, Pasar Tompaso sepakat ditutup mulai besok,” kata Camat Tompaso Barat, Stefri Pandey, ST, MAP kepada wartawan, Selasa (9/6/2020).
Penutupan operasional pasar yang berada di wilayah Kecamatan Tompaso Barat tersebut, tidak disertai dengan jangka waktu.
“Sampai batas waktu yang belum ditentukan,” katanya seusai memberikan sambutan pada ibadah pemakaman almarhum Ronny Pantow, paman wartawan anggota AWAM, Farly Pantow di Desa Pinabetengan, Tompaso Barat, siang tadi.
Camat Stefri menegaskan bahwa penutupan Pasar Tompaso terkait erat dengan upaya pemerintah bersama stakeholder terkait untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
“Kita tahu bersama, kasus Positif Covid 19 di Tompaso Barat ini sudah sangat memprihatinkan. Data terakhir, terbanyak di Minahasa. Ada 13 di Tompaso Barat ini dan dua di Tompaso,” ujarnya.
Ia mengungkapkan telah meminta petunjuk dari Bupati Dr. ir. Royke Oktavian Roring, MSi dan Wakil Bupati Dr (HC) Robby Dondokambey, SSi sehingga menginisiasi rapat bersama Forkopimka Tompaso Barat dan Tompaso bersama Kepala Pasar dan Kepala Puskesmas Tompaso, dr Felix Neydi Mamesah.
“Selaku Camat, saya diberikan wewenang untuk melakukan apa saja untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini. Salahsatunya menutup untuk (operasional) Pasar Tompaso, yang kami sepakati bersama tadi,” ujarnya.
Untuk itu, Camat Stefri mengharapkan masyarakat memaklumi kesepakatan penutupan sementara Pasar Tompaso.
“Ini kepentingan kita bersama, demi kesehatan kita bersama,” tandasnya, yang saat itu didampingi Hukum Tua (Kumtua) Pinabetengan Selatan, Wandy Lempoy, AMd.Ak.
Selain memaklumi kebijakan penutupan Pasar Tompaso, ia juga berharap agar masyarakat senantiasa mematuhi protokol tetap (Protap) Kesehatan. Tak lain untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
“Sayangi diri anda dan orang di sekitar kita. Jangan jenuh-jenuh pakai masker apabila terpaksa keluar rumah, jaga jarak, dan rajin cuci tangan dengan air mengalir,” imbuhnya.
Penulis: Herly Umbas