Manado, Fajarmanado.com – Gubernur Olly Dondokambey SE menilai, semasa hidup dan berkarir sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut), almarhum Pollycarpus Erasmus Karambut adalah sosok panutan.
Pria yang meninggal di usia 80 tahun 8 bulan pada 12 Januari 2018 ini, adalah salahsatu sosok birokrat handal yang paripurna dengan memegang berbagai jabatan strategis di lingkungan Pemprov Sulut sampai pensiun pada 1 Juni 2002.
Karena itulah, gubernur mengatakan, kepergian almarhum membuat kabut duka cita kembali menyelimuti bumi Nyiur Melambai tatkala harus melepas kepergian figur kebanggaan keluarga, pemerintah dan masyarakat Sulut ini.
Demikian dikatakan Gubernur Olly saat melepas Almarhum Drs Pollycarpus Erasmus Karambut di lobi Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Senin (15/1/2018) sore.
Olly mengungkapkan, almarhum senantiasa menunjukkan karya dan pengabdian semasa hidup, baik sebagai seorang , suami , ayah, saudara ,maupun saat dipercayakan mengabdi sebagai ASN Sulut dan dipercayakan mengemban amanah dalam beberapa jenjang jabatan penting.
“Sehubungan dengan itu atas nama.pemerintah dan masyarakat Sulut, serta selaku pribadi dan keluarga perkenankan saya memyampaikan ucapan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga .dan kerabat yang ditinggalkan,” kata Gubernur.
Kepergian Almarhum merupakan salah satu dari sejuta rencana indah Tuhan bagi kita umat-Nya.
“Karena itu keyakinan iman inilah kiranya menjadi sumber kekuatan dan penghiburan bagi keluarga besar yang ditinggalkan untuk berlapang dada mensyukuri peristiwa duka ini sebagai bagian dari rancangan Tuhan,”ujar Olly.
Jika kita melihat perjalanan panjang yang telah dilalui Almarhum, lanjut dia, harus diakui banyak karya dan pengabdian almarhum dalam membangun daerah dan bangsa melalui pengabdian sebagai ASN di Sulut.
“Kerja keras almarhum yang melahirkan kepercayaan pada Pemprov Sulut, dan menjadikanya sebagai sosok yang layak dijadikan sebagai pola anutan, baik bagi keluarga dan sanak saudara tetapi juga bagi ASN Sulut,” ungkap gubernur.
“Kami segenap jajaran Pemprov Sulut akan senantiasa mengingat dan mengenang segala karya pengabdian Almarhum yang paripurna dan perkenankan saya mengutip Firman Tuhan dalam Wahyu 14:13 “berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan,sejak sekarang ini”.” sungguh” kata roh, supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka karena segala perbuatan mereka menyertai mereka,” tambahOlly.
Terpantau hadir pada upacara pelepasan jenasah almarhum, selain keluarga, juga Seprov Edwin Silangen dan pejabar eselon 2 di lingkup dan ASN Pemprov Sulut.
Daftar Riwayar Hidup
Nama Drs Pollycarpus Erasmus Karambut
Tanggal lahir 28 Mei 1937
NIP 010 042 123
TMT pensiun 1 Juni 2002
Pangkat terakhir Pembina Utama IV/e
Meninggalkan seorang Istri, yakni, Marie H.A Umbas dan dua orang anak.
Pertama, Feiby Karambut SE ME menikah dengan James Mamentu ( Alm). Cucu Jason Mamentu.
Ke dua, Arthur Karambut menikah dengan Nova Palit. Cucu Axel Karambut, Aurelia Karambut dan Arlin Berambut.
Meninggal pada tanggal 12 Januari 2018 tutup usia 80 Tahun 8 bulan.
Editor : Herly Umbas