DPP APDESI

Jadi Ajang Pariwisata, Gubernur Suport Olahraga Berkuda di Sulut

Jadi Ajang Pariwisata, Gubernur Suport Olahraga Berkuda di Sulut
Gubernur Olly Dondokambey didampingi Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian menyerahkan Piala kepada salahsatu pemilik kuda pemenang Lomba Kuda Pacu dalam rangka North Sulawesi Christmas Festival di Gelanggang Pacuan Kuda Paniki, Mapanget, Kota Manado, Jumat (30/12).
Manado, Fajarmanado.com – Gubernur Olly Dondokambey menyatakan terus mensuport olah raga berkuda, lomba roda sapi dan bendi di Sulawesi Utara (Sulut).

Olah raga berkuda menjadi daya tarik tersendiri untuk menunjang program pemerintah Provinsi Sulut di bidang pariwisata.

“Olah raga berkuda merupakan salah satu ajang untuk mempromosikan daerah bumi nyiur melambai sebagai daerah destinasi pariwisata berkelas dunia,” katanya ketika menghadiri Kejuaraan Pacuan Kuda, Roda Sapi dan Pacuan Bendi di Gelanggang Pacuan Kuda  Paniki Manado, Jumat (30/12).

Kejuaraan yang berlangsung dua hari, selang 29-30 Desember 2016 ini merupakan penutupan rangkaian kegiatan North Sulawesi Christmas Festival  dan diikuti oleh 82 ekor kuda pacu, 33 pasang sapi pacu dan 25 peserta pacuan bendi.

Dondokambey mengatakan, olah raga berkuda merupakan kegiatan yang digandrungi masyarakat sehingga penonton sangat antusias menyaksikan. Menurut dia, perlombaan pacuan kuda, ini merupakan suatu hal yang baru untuk menghibur masyarakat daerah Nyiur Melambai.

Selang sekitar satu dasawarsa terakhir, lomba pacuan kuda di Sulut hanya digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Minahasa. Yang diperlombakan pun hanya lomba kuda pacu dan bendi pacu.

Di Manado sendiri, tidak ada lagi kegiatan berkuda yang dilaksanakan pasca dibongkarnya Gelanggang Pacuan Kuda Ranomuut Manado. Sebagai ganti, Pemkot Manado membangun gelanggang di kompleks Balitka di Kelurahan Paniki.

Namun pembangunan yang dirintis Jimmy Rimba Rogi ketika memegang jabatan Wali Kota Manado tersebut, baru bisa dirampungkan dan digunakan pada ajang perebutan Tropi Gubernur Olly Dondokambey selang Kamis dan Jumat, pekan ini.

Gubernur selanjutnya mengatakan, dengan fasilitas lintasan yang sudah bertaraf internasional, ke depan Gelanggang Pacuan Kuda Paniki ini akan menarik minat para wisatawan mancanegara untuk datang melihat dan kuda-kuda dari luar negeri seperti Singapura dan negara tetangga lainnya tidak menutup kemungkinan akan berlaga disini.

“Pemprov akan mendorong kegiatan dari Pemkot Manado. Kedepan tentunya kita akan bantu, mengsupport baik untuk segi pembiayaan maupun pengembangannya agar lebih baik olah raga berkuda yang ada di daerah ini,” ucap Gubernur Olly.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Olly Dondokambey didampingi  ketua Pordasi Sulut Mecky Onibala bersama Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian menyerahkan piala dan uang pembinaan bagi para pemenang lomba berkuda.

Di partai puncak, Kuda Tudor Eclipse milik Olly Dondokambey yang berlaga di kelas Derby jarak 1400 meter berhasil tampil sebagai jawara.

Di bawah kendali Joki M Soleran, Eclipse mampu memimpin sampai digaris finish. Atas prestasi ini, kuda Eclipse sekaligus mencatatkan rekor 10 kali juara di kelasnya dalam berbagai lomba kuda pacu.

(ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *