Manado, Fajarmanado.com – Pengurus TP PKK Sulawesi Utara (Sulut) ternyata tak hanya bisa berkoar-koar soal program pemberdayaan perempuan dan lahan pertanian tetapi diwujudkan dalam bentuk aksi nyata.
Buktinya, Senin (31/7/2017) sore tadi, Ketua TP PKK Sulut, Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan bersama Wakil Ketua Pokja III TP-PKK Sulut, Ir. Jean Sumilat-Kodoati melakukan panen terong di kebun mini milik PKK Sulut.
Lahan kecil yang berada di belakang Kantor TP PKK Sulut memang telah disulap dan berujud kebun mini. Di sana tumbuh subur puluhan pohon terong dan cabai alias rica.
Tanaman kelompok hortikultura itu, tumbuh di atas sejumlah bedeng yang dilapisi gulma. Pohon rica terlihat sudah berbuah namun belum masak. Sedangkan, buah dari sebagian pohon terong telah matang dan siap dikonsumsi.
Ibu Rita tak mampu menyembunyikan kegembiraannya sore tadi melihat buah terong yang sudah layak konsumsi. Isteri Gubernur Olly Dondokambey ini tak mampu menahan senyum. Bibirnya nyaris terus tersungging.
Tak heran, ia pun menyatakan rasa gembira atas keberhasilan pemanfaatan lahan kosong oleh para pengurus TP-PKK Sulut.
“Keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa lahan yang mulanya tidak terpelihara, dapat disulap bernilai ekonomis dan memberi keuntungan,” katanya, yang ketika itu ikut didampingi beberapa pengurus TP PKK Sulut lainnya.
Ketua TP-PKK Sulut ini pun berharap agar seluruh pengurus PKK di kabupaten dan kota se-Sulut dapat mengikuti hal serupa. Apalagi itu untuk menunjang Gerakan HATINYA PKK.
Gerakan HATINYA PKK merupakan singkatan dari Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman bersama PKK. Melalui HATINYA PKK diharapkan masyarakat dapat secara sadar untuk mengelola pekarangan atau halaman rumahnya agar asri, teratur sehingga terlihat indah dan menciptakan kenyamanan bagi penghuninya.
Disamping itu, gerakan HATINYA PKK meliputi pemanfaatan pekarangan dengan tanaman, diantaranya Kebun Gizi Keluarga dengan Buah dan Sayur, Apotik Hidup dengan Tanaman Obat Tradisional, Warung Hidup dengan aneka bumbu dan rempah serta Tanaman pelindung/Tanaman Keras.
Penulis : Fenjjel Pioh
Editor : Herly Umbas