Ibu Rita Ajak Perempuan Berdayakan Air Kelapa

Ibu Rita Ajak Perempuan Berdayakan Air Kelapa
Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Maya Tamuntuan bersama sebagian panitia dan peserta Pelatihan Nata de Coco di Manado, Rabu (20/09/2017). Foto: Humas Pemprov Sulut.
Manado, Fajarmanado.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Sulawesi Utara (Sulut), Ir Rita Maya Tamuntuan mengajak para perempuan di daerah ini untuk memberdayakan air kelapa.

Keberadaan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peran penting dalam mengoptimalkan produktifitas perempuan. Khusus di Sulut, salah satunya dengan memberdayakan air kelapa untuk diolah menjadi nata de coco.

“Saya harap ibu-ibu dapat mengikuti dan memanfaatkan semaksimal mungkin pelatihan ini,” kata Ketua TP-PKK Sulut, Ir Rita Maya Tamuntuan kepada seluruh peserta pelatihan pembuatan nata de coco di Manado, Rabu (20/09/2017).

Ia mengatakan, Sulut memiliki perkebunan kelapa yang luas hingga mendapat julukan sebagai Bumi Nyiur Melambai. Namun sayangnya, masih banyaknya potensi dari kelapa yang belum dimanfaatkan optimal.

“Banyak produk kelapa seperti air kelapa, sabut kelapa, tempurung dan daun kelapa dibiarkan terbuang percuma padahal dapat memberikan nilai tambah dalam menopang ekonomi keluarga,” ujarnya.

Khusus air kelapa, lanjut dia, memiliki keunggulan kandungan gizi sehingga dapat diolah menjadi makanan dan obat.

“Nata de coco berasal dari air kelapa. Selain kandungan gizinya, air kelapa juga dibutuhkan untuk kesehatan. Tanpa melalui proses yang rumit, air kelapa dapat membantu menetralisir ketika anak-anak mengalami panas karena kandungan protein dan karbohidrat yang membantu antibodi atau daya tahan tubuh bagi anak,” jelasnya.

Diketahui, nata de coco adalah nama produk olahan yang dibuat dari air kelapa dengan bantuan bakteri acetobacter xylinum. Nata de Coco merupakan makanan olahan dari sari kelapa ini mulai diperkenalkan di Indonesia sekitar tahun 1987.

Nata de coco adalah bahan padat seperti agar-agar tapi lebih kenyal atau seperti kolang-kaling, tetapi lembek, berwarna putih transparan. Sejenis makanan penyegar atau pencuci mulut dan dapat dicampur ke dalam eskrim, koktail buah, yoghurt dan sebagainya.

Air kelapa adalah bahan baku utama pembuatan nata de coco, namun berasal dari buah kelapa hijau yang matang. Air kelapa yang digunakan harus murni tidak bercampur dengan air maupun kotoran, meski tidak harus selalu dalam keadaan segar atau air kelapa baru.

Pelatihan tersebut diselenggarakan TP-PKK Sulut bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) yang diiukti oleh peserta perutusan TP PKK kabupaten dan kota se Sulut.

Oleh karena itulah, Ibu Rita, sapaan akrab isteri Gubernur Olly Dondokambey SE ini mengharapkan agar semua peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik sehingga mampu mengaplikasikannya di lapangan.

“Apabila kita mampu mengolah dan memproduksi nata de coco, pasti akan memberikan kontribusi demi terwujudnya Sulawesi Utara yang maju di segala bidang,” ujarnya.

Editor : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *