DPP APDESI

‘Banting’ Enam Ekor Babi, Pemdes Ini Bagikan 2 Kg Daging dan Bapok Kepada Semua Keluarga

Kepala Jaga Jolly Worotitjan dan menyerahkan Paket Bapok, termasuk daging 2 kilogram kepada Gbl. Hence Rembet, STh di depan Pastori KGPM Sidang Gloria Kiawa, Rabu (29/4/2020).
Kawangkoan Barat, Fajarmanado.com — Di tengah pandemi virus corona atau Covid 19, dana desa 2020 ramai-ramai direalokasi oleh semua 227 desa di Kabupaten Minahasa.

Pengalihan anggaran fisik, rata-rata digunakan untuk menangkal dan memutus mata rantai penyebaran virus corona dan meringankan dampak sosial ekonomi masyarakat dengan menyalurkan bahan makanan pokok (Bapok).

Mengejutkan, terobosan yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Kiawa Dua Timur, Kecamatan Kawangkoan Utara.

Kendati belum ada kepastian dana desa bisa direalokasi untuk bantuan sosial (Bansos) Bapok, namun atas persetujuan BPD dan tokoh masyarakat, Hukum Tua Hence Novrie Walukow nekat ‘membanting’ atau menyembelih enam ekor babi dewasa, kemudian dibagi-bagikan kepada semua keluarga.

“Setiap keluarga kebagian paket Bapok berupa 5 liter beras, 1 kilogram minyak goreng dan 2 kilogram daging babi,” katanya ketika dikonfirmasi Fajarmanado.com di Kawangkoan Barat, Rabu (6/5/2020).

Semua keluarga, yang berjumlah 258 kepala keluarga (KK) disambangi langsung oleh para kepala jaga dan pembantu kepala jaga di kediaman masing-masing.

“Mengapa semua keluarga kebagian, karena siapa pun tidak bisa membantah kalau pandemi Covid 19 berdampak sosial ekonomi kepada semua warga,” kilahnya.

Selain itu, lanjut dia, dana desa diberikan oleh pemerintah pusat untuk pembangunan di desa yang pada gilirannya berdampak pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di desa.

“Jadi prinsipnya, dana desa untuk masyarakat desa. Makanya, apa salah kalau relokasi anggaran dana desa tahun ini kita berikan kepada semua masyarakat lewat keluarganya,” paparnya sambil bertanya.

Kebijakan Pemdes Kiawa Dua Timur ini memantik respon positif dari warga desa setempat pasca diserahkan pada 29 April 2020 silam.

“Makase buat pemerintah kiawa 2 timur hukum tua Hence Novri Walukow n ibu pkk Herlin Lumintang dan pala meweteng yg sdh membagi berkat karna dampak covid 19 semua masyarakat kiawa 2 timur tdk terkecuali. TYM 🙏🙏😇😇,” tulis akun facebook Orien Rakian.

Untuk itu, Kumtua Hence mengharapkan agar masyarakat lebih betah tinggal di rumah saja dan bersama-sama mematuhi anjuran pemerintah melaksanakan social distancing dan physical distancing, rajin cuci tangan dan pakai masker apabila terpaksa ke luar rumah.

Mengenai penerima Bansos pemerintah, Kumtua Hence menyebut untk Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos tercatat sebanyak 66 orang, Program Keluarga Harapan (PKH) 42 orang dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)  7 keluarga.

“Sedangkan calon penerima Bantuan Langsung Tunai atau BLT,  sesuai hasil musyawarah khusus hanya sebanyak 42 keluarga. Jadi total penerima Bansos pemerintah menjadi 157 keluarga atau sekitar 60 persen dari jumlah KK,” jelas Kumtua Hence, suami Herlin Lumintang ini.

Penulis: Maxi Heru