Kawangkoan, Fajarmanado.com – Beberapa saat setelah jalur jalan terbuka, Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang turun langsung memantau lokasi longsoran di jalan nasional depan Goa Jepang Kiawa, Kawangkoan. Di lokasi, Sarundajang langsung melakukan koordinasi dengan pihak BNPBD Minahasa dan pihak propinsi.
Kepada para wartawan Sarundajang mengatakan, Pemkab akan terus melakukan pembersihan dan penataan lokasi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah propinsi dan secara reguler melaporkan perkembangan dilapangan. Tim akan terus melakukan pembersihan hingga beberapa hari kedepan dan melakukan penataan pada dinding bukit yang longsor agar tidak terjadi longsor susulan,” jelas Sarundajang.
Untuk saat ini, lanjut Sarundajang, jalur jalan yang sudah bisa dilalui akan akan ditutup sementara.
“Kita akan lihat kapan akan dilakukan. Serahkanlah kepada pemerintah, pasti akan ada pemberitahuan resmi dari pemerintah,” ujar Ivansa, sapaan akrab pria familiar ini di lokasi Goa Jepang Kiawa.
Ivansa tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 Wita, sesaat setelah sebagian material yang menutup separoh jalan berhasil disingkirkan dengan subuah alat berat jenis louder BPJN Wilayah XI Manado. Pantauan Fajarmanado.com, usai istirahat makan siang, mulai pukul 13.39 louder tipe WA 180 itu kembali melanjutkan pembersihan disaksikan Kasatpol PP David Lembang dan Camat Kawangkoan Utara Dolfie Kuron.
Aktivitas lanjutan ini menyebabkan jalur tersebut ditutup kembali di bawah kendali personil Lantas Polres Minahasa. Selang sejam kemudian, tiba satu alat berat sejenis lainnya. Kehadiran Louder yang lebih besar dengan tipe WA 350 itu sontak disambut tepuk tangan para sopir dan penumpang serta pengendara sepeda motor yang tertahan dan menyaksikan kegiatan pembersihan sisa material di separoh lainnya badan jalan.
Selanjutnya kedua alat berat ini terus melakukan pembersihan badan jalan dan melakukan penataan pada dinding bukit yang longsor. Namun sampai berita ini diturunkan, jalur jalan tersebut masih ditutup sementara. Menurut petugas, ke dua alat berat itu akan bekerja sampai ruas jalan tersebut bisa dilalui kendaraan dua jalur. “Sisanya nanti akan diteruskan, kemungkinan Senin depan,” katanya.
(fred)