Rektor Suradinata Apresiasi Stadium General dan Pertanian IPDN Sulut

Rektor Suradinata Apresiasi Stadium General dan Pertanian IPDN Sulut
Rektor Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS bersama Direktur PPDN Kampus Sulut Dr Bernhard E Rondonuwu, Ssos, MSi bersama dengan Kaban Diklat Sulut Dr Nuody Tendean, SIP, MSi, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair, SIK, Asisten I Minahasa, Dr Denny Mangala, MSi, dan Kepala BLH Kota Bitung Jefry Wowiling menekan tombol sirene acara Stadium General dan peresmian Kawasan Pelatihan Pertanian Terpadu IPDN Kampus Sulut, Rabu (14/12) tadi pagi.
Remboken, Fajarmanado.com – Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS mengapresiasi inovasi pimpinan IPDN Kampus Sulut melakukan kegiatan Stadium General Bhinneka Tunggal Ika dan membuka Kawasan Pelatihan Pertanian Terpadu.

Kawasan pertanian terpadu, selain menjadi wahana pembelajaran bagi praja sebelum lulus untuk berbaur dan mengabdikan diri di lingkungan masyarakat, juga bisa menjadi salahsatu destinasi wisata, termasuk agrowisata.

“Banyak manfaat adanya kawasan pertanian terpadu seperti ini,” kata Rektor Suradinata ketika meresmikan Kawasan Pelatihan Pertanian Terpadu IPDN Kampus Sulut di bukit Desa Tampusu, Kecamatan Remboken, Minahasa, Rabu (14/12), tadi pagi.

Peresmian kawasan pelatihan pertanian terpadu IPDN tersebut, ditandai dengan penekanan tombol sirene pembukaan selubung papan nama oleh Rektor Suradinata bersama Direktur IPDN Kampus Sulut Dr Bernhard E Rondonuwu, SSos, MSi.

Rektor Suradinata Apresiasi Stadium General dan Pertanian IPDN Sulut
Direktur IPDN Kampus Sulut Dr Bernhard E Rondonuwu, SSos, MSi, menjelaskan potensi lahan yang menjadi Kawasan Pelatihan Pertanian Terpadu saat melepas benih ikan mujair di kolam IPDN, kawasan bukit Tampusu, Kecamatan Remboken, Minahasa, Rabu (14/12)

Saat itu, mereka ikut didampingi Kaban Diklat Sulut Dr Nuody Tendean, SIP, MSi, Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair, SIK, Asisten I Minahasa, Dr Denny Mangala, MSi, dan Kepala BLH Kota Bitung Jefry Wowiling.

Sementara, Danrem 131 Santiago, Brigjen TNI Sulaiman Agusto SIP, MM hadir memaparkan materi tentang resiko krisis energi, pangan dan pengaruh pertumbuhan penduduk pada kegiatan Stadium General Bhinneka Tunggal Ika di Gedung Utama IPDN Kampus Sulut.

Selain Danrem Sulaiman, hadir pula membawakan materi, Kasubid Kerjasama Polda Sulut tentang resiko teroris di Sulut, ancaman keamanan dan ketertiban masyakarakat, dan Kaban Diklat Dr Noudy RP Tendean, SIP, MSi menjelaskan makna yang terkandung dalam Binneka Tunggal Ika.

Sedangkan Rektor Suradinata dan Direktur Rondonuwu, memberikan materi yang sama kepada ratusan praja, sebagaimana tema Stadium General IPDN Kampus Sulut ini, yakni, Bhinneka Tunggal Ika Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan.

Rektor Suradinata Apresiasi Stadium General dan Pertanian IPDN Sulut
Danren 131 Santiago Brigjen TNI Sulaiman Agusto SIP, MM, disaksikan, antara lain, oleh Rektor IPDN Prof. Dr. Ermaya Suradinata, SH, MH, MS dan Kaban Diklat Sulut DR Noudy RP Tendean, SIP, MSi ketika memberikan materi kepada ratusan praja IPDN Kampus Sulut di Gedung Utama IPDN Kampus Sulut, Tampusu, Remboken, Minahasa, Rabu (14/12)

Acara itu sendiri diwarnai pula dengan penyerahan bantuan sapi, itik dan benih ikan mujair, yang dilepas secara bergantian Rektor Suradinata dan para pejabat yang hadir, termasuk menanam bawang di lahan pertanian pada area institusi yang dikenal sebagai kampus nasional di daerah ini.

“Kawasan ini bisa pula berguna untuk daerah Kabupaten Minahasa dan menjadi salahsatu destinasi tujuan wisata untuk mendukung program pemerintahan Provinsi Sulut menjadi daerah pariwisata nasional,” ujar Rektor Suradinata, pria yang dilantik menjadi Rektor IPDN pada Agustus 2015 ini.

Rektor mengatakan, kegiatan stadium general dan kehadiran kawasan pelatihan pertanian terpadu merupakan bagian dari upaya untuk menjadikan IPDN untuk melahirkan praja pelopor revolusi mental.

Seperti diketahui, ada tiga segmen dalam gerakan revolusi mental di IPDN. Pertama segmen penerimaan calon praja, kedua pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan serta ketiga konsolidasi alumni.

Rektor Suradinata Apresiasi Stadium General dan Pertanian IPDN Sulut
Inilah para praja IPDN luar daerah Nyiur Melambai yang menampilkan tarian khas daerah Toar Lumimuut, Minahasa, Maengket dan Tari Kabasaran (Cakalele) saat menjamu tamu pada acara Stadium General dan peresmian Kawasan Pelatihan Pertanian Terpadu di IPDN Kampus Sulut, Rabu (14/12) tadi pagi.

Dengan melakukan ketiga segmen ini, maka lulusan IPDN akan  memiliki kualitas yang siap menunjukkan prestasi dan menjadi contoh di lingkungan sosial, keluarga, dan kerja masing-masing.

Meski berlangsung di tengah suasana alam yang dingin dan mendung, rangkaian acara tersebut berlangsung sukses.

Menariknya, para tamu sempat disuguhi trarian khas daerah Toar Lumimuut, Minahasa berupa maengket dan tari kabasaran (Cakalele) yang diperagakan oleh para praja pria dan wanita bukan asal Sulut.

(ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *