Promosi Wisata Ambon, Lanud Pattimura Gelar AUPC Part Two

Ambon, Fajarmanado.com –Lanud Pattimura Ambon terus berkomitmen membantu Pemerintah Daerah (Pemda) mempromosikan keindahan alam bawah laut. 

Untuk itu, meski masih di masa pandemi Covid 19, Lanud Pattimura tengah mempersiapkan iven wisata Amboina Underwater Photography Competition (AUPC) Part Two atau Lomba Fotografi Bawah Air bagian ke-2 tahun 2021.

Hal tersebut terungkap dalam rapat bersama sejumlah stakeholder di gedung Club House Lanud Pattimura Ambon pada Senin (8/3/2021).

Kadislog Lanud Pattimura, Letkol Kal Deddy Setiawan yang juga merupakan ketua Panitia AUPC mengatakan rapat bersama ini dilakukan untuk menindaklanjuti sekaligus memastikan perihal dukungan untuk terselenggaranya kegiatan AUPC 2021.

Kepastian dukungan stakeholder ini, lanjutnya, perlu diketahui karena iven wisata AUPC sudah dimasukkan ke dalam kalender pariwisata Maluku 2021.

“Kegiatan ini kami dapat direktif melalui pimpinan, Pak Gubernur, Pak Sekda dan Danlanud yang lama, Pak Sapubuan sebagai momentum dari kebangkitan pariwisata di Maluku khususnya Ambon, menjelang kita survive terhadap tatanan hidup baru yaitu prokes dari pandemi corona,”papar Letkol Kal Deddy.

Menurutnya, dalam menghadapi pandemi ini, seharusnya dibuat terobosan-terobosan untuk tetap bertahan dan tetap beraktivitas di laut mengingat 70% Pulau Ambon terdiri dari laut sehingga para pelaku UMKM atau ekonomi kreatif bisa membangkitkan sektor ekonomi kreatif di kelautan, salah satunya underwater photography ini.

Terkait peserta lomba, Deddy menyebutkan saat ini yang online sebanyak 40 peserta, 32 diantaranya sudah positif  atau pasti ikutserta.

Ia pun berharap peserta bisa mencapai target yaitu 40 peserta.

“Untuk kegiatan, kita mulai dari Laha dan Pintu Kota. Kita mengambil spot Pintu Kota sebagai objek foto wide artinya tentang terumbu, coral, dan lain-lain,” ujarnya.

“Kalau yang di Laha merupakan objek spot untuk macro. Jadi mulai dari Tawiri sampai Air Manis itu spot untuk macro. Manfaatnya kedepan, orang akan melihat Ambon ini sebagai tujuan wisata, bukan alternatif lagi tapi kita dengan komitmen sama-sama kita jadikan Ambon sebagai objek wisata utama di Indonesia selain yang sudah terkenal, seperti Bunaken dan Labuan Bajo,” jelas Deddy menambahkan.

Dengan terlaksananya event ini, lanjut dia, masyarakat akan menyadari kekayaan laut yang luar biasa yang dimiliki Maluku, khususnya Pulau Ambon.

“Sehingga laut bisa dijaga, tidak tercemar dan masyarakat tidak membuang sampah ke laut,” ucapnya.

Penulis: Katie Mailoa