DPP APDESI

Pemprov Sulut Segera Bangun RSUD Provinsi Senilai 289 Miliar

Direktur Utama RSJ Prof Ratumbuysang dr Ingrit Giroth MKes
Manado, Fajarmanado.com – Pemerintah Provinsi Sulut akan segera membangun Rumah Sakit Umum Daerahi (RSUD) Provinsi senilai Rp 289 Miliar. “Dana pembangunan rumah sakit ini sudah termasuk anggaran untuk pembelian alat kesehatan (alkes),” ujar dr Ingrit Giroth, MKes, Direktur Utama Rumah Sakit Jiwa Prof dr VL Ratumbuysang Manado, yang dipercayakan Gubernur Sulut Olly Dondokambey untuk pelaksanaan pembangunan rumah sakit tersebut.

RSUD Provinsi tersebut akan dibangun di lokasi RSJ Ratumbuysang, Sario Manado. Sedangkan keberadaan RSJ Ratumbuysang akan direlokasi di wilayah Kalasey. Di lokasi yang baru ini, RSJ Ratumbuysang akan dibangun dengan anggaran Rp 137 Miliar.

Ingrit Girtoh kepada Fajarmanado.com, Selasa (18/04/2017) di kediamannya di Langowan, mengungkapkan, RSUD Provinsi ini direncanakan akan segera dibangun tahun ini juga dengan sistem multiyear. “Bahkan sesuai dengan usul Gubernur, sebisanya tahun 2018 sudah dilakukan grand opening. Sedang anggaran untuk pembangungan fisiknya bekerja sama dengan pihak swasta, dalam hal ini WIKA Grup. Sedang untuk perencanaannya diserahkan kepada James Riyadi,’ ujar dr Ingrit.

Menurut dr Ingrit, RSUD yang dikelola Pemprov Sulut ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan modern, termasuk pengadaan hyperbarik dan peralatan kesehatan yang canggih, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan dunia kedokteran saat ini. Gubernur Sulut Olly Dondokambey berniat menjadikan RSUD Provinsi tersebut bertaraf Internasional.

“RSUD ini berstatus tipe B, dengan unggulan penyakit ginjal. Hal ini untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat Sulut di bidang kesehatan dalam berbagai penyakit, terutama ginjal. Karena penyakit ginjal prevalensinya cukup tinggi di Sulut. Dan dengan unggulan ginjal, akan menjadi pusat rujukan di Indonesia Timur. Terutama pelayanan kesehatan bagi masyarakat di provinsi tetangga, seperti Maluku Utara dan Gorontalo,” ujarnya.

Ingrit Giroth menambahkan, dengan hadirnya RSUD Provinsi termasuk RSJ, akan memberikan nilai tambah bagi peningkatan derajat kesehatan di Sulut pada khususnya, dan Indonesia Timur umumnya. Dengan hadirnya RSUD Provinsi ini, maka pemerintah provinsi akan mengelola tiga buah rumah sakit, yaitu RSJ Ratumbuysang, RSUD Noongan dan RSUD Provinsi.

Jeffry Th. Pay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *