Fajarmanado, Manado – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE menegaskan toleransi yang selama ini sudah terbangun kokoh di Bumi Nyiur Melambai akan terus menjadi pegangan masyarakat dan pemerintah di daerah ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai salah satu pilar dalam menegakkan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Hal tersebut ditegaskan Gubernur saat menerima kunjungan Tim Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang Undang (RUU) Wawasan Nusantara, di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Senin (20/1) pagi. Tim dipimpin Agung Gunanjar Sudarsa, sementara acara ini diikuti sejumlah pejabat Pemprov Sulut, para tokoh agama dan ormas.
Karena itu Gubernur Olly Dondokambey berharap, dengan hadirnya RUU ini kiranya dapat lebih merekatkan NKRI serta menjadikan Indonesia lebih harmonis lagi.
Dalam RUU tersebut, Wawasan Nusantara disusun untuk menjadi rambu dan pegangan para pemangku kepentingan serta seluruh elemen masyarakat di seluruh Indonesia.
“Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah yang kami pilih untuk diajak berdiskusi sekaligus bersama-sama mencari ide dan gagasan demi rampungnya RUU ini,” kata Agung sambil menambahkan rencananya RUU ini berisi 72 pasal.
Sementara Pdt. Johan Manampiring, peserta yang turut hadir dalam acara tersebut berharap RUU Wawasan Nusantara harus mampu memperkuat cara pandang masyarakat terhadap keberagaman agar tidak memecah-belah bangsa.
(deki)