Jakarta, Fajarmanado.com — Gonjang ganjing pendamping Capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto semakin mengkristal. Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sudah pasti bersanding dengan Ketua Umum Gerindra itu pada Pilpres 2024.
Kader PDI Perjuangan yang kini Wali Kota Solo berusia 36 tahun itu, pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) bulat dicalonkan Partai Golkar melalui Rapimnas 2023, Sabtu siang, 21 Oktober lalu.
Tiga partai koalisi KIM lainnya, Gerindra, Demokrat dan PAN, termasuk PBB dan Partai Gelora, termasuk lima partai pengusung pun kompak mendukung Gibran jadi Cawapres Prabowo. Bahkan, pasangan Prabowo Gibran baru saja resmi dideklarasikan di Jakarta.
“Selamat malam saudara saudara sekalian, baru saja Koalisi Indonesia Maju yang terdiri dari delapan partai politik yaitu Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Gelora, PBB, Partai Garda Republik dan Partai Prima yang dihadiri lengkap oleh ketum masing masing dan sekjen masing masing. Kita telah berembuk secara final dan secara konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai capres KIMnuntum 2024 2029 dan saudara Gibran Rqkabuming Rakasebagai cawapres dari Koalisi Indonesia Maju,” ujar Prabowo.
Padahal, sebelumnya Partai Golkar mendorong Ketua Umum Airlangga Hartarto, PAN menyodorkan Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Tohir, dan PBB, Ketua Umumnya Yusril Iza Mahendra sebagai Cawapres Prabowo. Bahkan, Erick dan Yusril sudah mengurus dan memperoleh SKCK.
Yang mengejutkan publik, Prabowo yang diberi mandat KIM menentukan pilihan, bukan merestui Erick Tohir yang dalam berbagi survey berada di posisi puncak bacawapres, tetapi memilih Gibran.
Berdasarkan pertimbangan sejumlah pengamat, Prabowo menjatuhkan pilihan kepada Gibran, tentu banyak faktor yang jadi pertimbangan.
Alasan utama adalah untuk meneruskan pembangunan yang telah dirintis Presiden Jokowi. Tak lain sebagai konsitensi pembangunan berkelanjutan, yang pasti tidak akan menghamburkan uang negara dengan sia-sia.
“Saya akan meneruskan apa yang sudah dilakukan Presiden Jokowi,” tandas Prabowo.
Prabowo juga telah berkali-kali menegaskan bahwa sisa hidupnya akan didedikasikannya untuk kepentingan rakyat dalam upaya mewujudkan Indonesia adil makmur berdasarkan idiologi Pancasila.
Selain memilih Gibran sebagai representasi jaminan melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis dan dilakukan Jokowi, Prabowo menyebut dirinya sengaja memberikan ruang bagi anak muda untuk terlibat langsung memimpin negara.
Generasi muda, menurut Prabowo, saatnya dilibatkan langsung dalam membangun bangsa dan negara. Karena, masa depan bangsa berada di tangan generasi muda.
Karena itulah, selain mengawal dan menyelesaikan program kerja Jokowi, Gibran diyakini akan menggaet pemilih pemula dan gen z dalam memenangkan Prabowo Gibran.
“Kapan lagi anak muda bisa memimpin negeri ini, seperti Daud yang memimpin Israel di usia 30 tahun. Kapan lagi, inilah saatnya,” demikian komentar Ketua DPD Gerindra Sulawesi Utara, Conny Rumondor.
Pasangan Prabowo Gibran akhirnya dioutuskan mendaftar ke KPU RI pada hari terakhir, yakni 25 Oktober mendatang.
[heru]