DPP APDESI

Ivansa: Minahasa Siap Sukseskan Deklarasi Banda Aceh 2016

Ivansa: Minahasa Siap Sukseskan Deklarasi Banda Aceh 2016
Wabup Ivan Sarundajang ketika berdialog dengan sejumlah peserta forum City Sanitation Summit (CSS) XVI 2016 yang menghasilkan Deklarasi Banda Aceh 2016 di Kota Banda Aceh, Kamis (24/11) malam.
Banda Aceh, Fajarmanado.com – Wakil Bupati Ivan SJ Sarundajang, SH menyatakan Pemkab Minahasa siap melakukan berbagai langkah inovatif dan kreatif untuk menyukseskan target 100-0-100 sesuai Deklarasi Banda Aceh 2016 melalui forum  City Sanitation Summit (CSS)  XVI.

“Saya yakin, dengan kerja, kerja dan kerja keras bersama dengan penuh kesungguhan disertai inovasi dan kreasi bersama pula, saya yakin Minahasa dapat sukses memenuhi target ini,” katanya kepada Fajarmanado.com di Banda Aceh, Kamis (24/11), tadi malam.

Sarundajang menilai, target 100% akses air minum, 0% kawasan permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi sebagaimana teruang dalam RPJMN 2015-2019 itu, sangat realistis.

“Pemerintah hadir untuk mensejahterahkan rakyat dan memajukan daerah. Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam mengemban amanat rakyat yang dipimpinnya, tentu semua itu bisa kita wujudkan bersama di Minahasa,”  ujar Ivansa, sapaan familiar Wakil Bupati (Wabup) Minahasa ini.

Namun Ivansa menyadari bahwa untuk mencapai target 100-0-100 ini sangat berat, apalagi struktur APBD Minahasa sangat minim.

“Tapi bagi saya, tidak ada yang sulit kalau segenap komponen atau setiap unsur terkait bekerja sama dan bekerja keras,” ungkapnya.

“Ini memang sudah jadi tugas kami,  tugas saya bersama pak Bupati, apalagi ini sudah merupakan target nasional yang harus tercapai 2019. Jadi tidak ada kata lain, harus kita wujudkan bersama-sama di daerah kita,” sambung Ivansa.

Kepada seluruh jajaran mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan dan SKPD terkait untuk memperhatikan ini.

“Mari kita bersama-sama turun ke lapangan, mencari akar masalah dan merumuskan solusi setiap permasalahan, kemudian bersama-sama membangun akses air minum,  kawasan kumuh dan akses sanitasi yang layak,” jelasnya.

Sementara masyarakat juga diharapkan ikut berperan aktif. “Karena apapun yang dilakukan pemerintah, tanpa dukungan penuh masyarakat tentu akan sulit kita mencapai tujuan yang sesungguhnya demi kemaslahatan rakyat,” pungkas Ivansa.

(ely)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *