Mandolang, Fajarmanado.com – Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE mengatakan harus ada orang Kristen yang memperjuangkan hak-hak umat kristen di pemerintahan pusat.
Olly, sapaan akrab Gubernur Sulut ini mengungkapkan hal tersebut ketika menjadi Keynote Speaker pada kuliah umum bagi civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Manado, di Kampus STAKN, Tateli, Mandolang, Minahasa, Rabu (8/2).
Gubernur mengatakan, warga Kristiani jangan alergi dengan kata politik atau politisi. Langkah umat Kristen yang terjun di dunia politik harus dipahami dengan baik.
“Karna kalo so nda ada orang Kristen yang berpolitik, sapa lagi yang akan memperjuangkan hak kita di pusat atau di tingkat nasional,” ujar Olly, yang kini masih menjabat Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan ini.
Ia mengatakan, ilmu dasar terbentuknya suatu negara adalah politik, karena yang membentuk dan mengesahkan aturan di suatu negara adalah politisi.
“Yang penting adalah political will yang baik dari politisi tersebut,” jelas Dondokambey.
Terkait dengan peningkatan daya saing SDM menghadapi MEA, Olly mengatakan perlu adanya beberapa pendekatan sehubungan dengan kesiapan dan tantangan Bangsa Indonesia, khususnya warga Provinsi Sulut.
Tantangan yang harus siap dijawab tersebut, katanya antara lain, membuatan Produk unggulan barang dan jasa, kesiapan tenaga kerja dan investasi serta UMKM.
“Selain itu strategi dalam menghadapi MEA kita lakukan melalui aktualisasi Triksakti yang digaungkan Bung Karno. Yaitu, berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” jelasnya di depan civitas dan dosen STAKN Manado.
Sementara itu, Kepala STAKN DR Jeane Marie Tulung, STh, MPd mengungkapkan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Gubernur karena atas perjuangannya STAKN Manado telah memasuki proses transformasi dari sekolah tinggi ke Institut.
Acara yang berlangsung penuh kearaban tersebut, turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Daerah Asiano Gammy Kawatu , Para Dosen STAKN dan tamu undangan lainnya.
(ely)