DPP APDESI

Ada Tes Fisik, Inilah Formasi 19.210 CPNS 2017

Wow..! 930.159 Berebut 17.928 Formasi CPNS
Ilustrasi Tes CPNS
Jakarta, Fajarmanado.com – Tercatat ada 19.210 formasi yang disediakan pemerintah dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di dua lembaga negara, yakni Mahkamah Agung (MA) dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tahun 2017 ini.

Formasi yang dibuka pemerintah untuk kedua lembaga tersebut masing-masing 1.684 orang dan 17.962 orang. Pendaftaran ditetapkan selang tanggal 1—31 Agustus 2017.

“Jumlah itu termasuk untuk mengakomodasi putra dan putri lulusan terbaik (cum laude) 468 orang dan putra/putri dari Papua dan Papua Barat 301 orang,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB)Asman Abnur di laman setkab.go.id.

Menurut Asman, formasi untuk MA tersebut meliputi calon hakim pada peradilan umum, agama, dan tata usaha negara. Untuk posisi calon hakim, kualifikasi hanya untuk sarjana hukum, syariah, dan hukum Islam.

Sedangkan formasi CPNS untuk Kementerian Hukum dan HAM meliputi 21 jabatan, mulai penjaga lembaga pemasyarakatan (lapas) hingga analis keimigrasian. “Kuota untuk penjaga lapas mencapai 14 ribu orang dengan kualifikasi minimal lulusan SLTA/sederajat dan menguasai komputer,” ujarnya.

Adapun untuk analis keimigrasian dibutuhkan 2.278 orang dengan kualifikasi minimal sarjana dari berbagai jurusan, di antaranya hukum, sosial-politik, ekonomi, akuntansi, komunikasi, teknik informatika, teknik komputer, dan bahasa asing.

Informasi mengenai rekrutmen CPNS ini dapat dilihat di situs berikut ini.

  1. Situs Kementerian PAN-RB: www.menpan.go.id
  2. Situs Badan Kepegawaian Negara: https://sscn.bkn.go.id
  3. Situs Mahkamah Agung: https://www.mahkamahagung.go.id, http://badilum.mahkamahagung.go.id, http://badilag.mahkamahagung.go.id, http://ditjenmiltun.mahkamahagung.go.id/
  4. Situs Kementerian Hukum dan HAM: http://cpns.kemenkumham2017.go.id

Seperti seleksi CPNS sebelumnya, pendaftaran dilakukan secara online dan terintegrasi melalui https://sscn.bkn.go.id pada 1-31 Agustus 2017.

Tes Fisik

Sementara itu, Kepala Bagian Komunikasi Publik Kementerian PANRB, Suwardi mengatakan seleksi CPNS 2017 di MA dan Kemenkumham dilakukan beberapa tahap. Yakni, seleksi adminstrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan kesamaptaan.

“Apa itu tes kesamaptaan? Tes kesamaptaan adalah salah satu tahap seleksi hampir sama dengan melakukan tes fisik atau tes kesehatan yang diikuti calon pelamar. Kesamaptaan berasal dari kata samapta yang memiliki arti ready atau prepared atau bisa juga diartikan kesiapan fisik,” jelas dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (18/7/2017).

Tes kesamaptaan terdiri dari beberapa jenis. Diantaranya seperti lari, push up, sit up, pull up dan chining, dan shuttle run. Untuk lari, biasanya dilakukan selama 12 menit bagi pria dengan minimal jarak tempuh 1.200 meter. Sedangkan untuk wanita lari lebih lama 2 menit yakni 14 menit dengan minimal jarak tempuh 1.200 meter.

Selanjutnya, push up. Push up dilakukan untuk mengetahui daya tahan lengan bagian luar. Standar push up untuk Laki-Laki antara 35 sampai 40 kali, dan standar push up untuk wanita antara 30 sampai 35 dengan waktu biasanya 1 menit.

“Sit Up adalah gerakan duduk kemudian bangun. Tes ini bertujuan untuk mengetahui daya tahan serta fleksibilitas otot perut. Standar untuk Laki-Laki 35-40 kali, standar untuk wanita 30 kali dengan waktu 1 menit,” tambah dia.

Adapun untuk pull up dilakukan untuk mengetahui kekuatan otot lengan. Pull up adalah gerakan dengan cara seperti bergantung pada tiang horizontal kemudian menarik badan ke atas sampai dagu melewati tiang itu dan kembali turun sampai tangan lurus dengan standar untuk laki-laki 10 kali.

Yang terakhir adalah shuttle run. Shuttle run adalah lari membentuk angka 8. Lari dengan kecepatan penuh (sprint) melewati 2 patok besi yang berjarak kurang lebih 10 meter dengan titik awal sebelah kanan patok belakang.

Setelah ada aba-aba peluit, anda lari dari titik awal itu menuju sebelah kiri patok depan kemudian memutari patok itu sampai berada di sebelah kanan patok depan, setelah itu lari kembali ke patok belakang sebelah kiri, memutari patok itu sampai berada di sebelah kanan patok belakang kembali.

Lari membentuk angka 8 itu dilakukan sebanyak 3 kali putaran dan dicatat waktu tercepatnya dan ingat, harus dilakukan dengan kecepatan penuh agar nilainya bagus. Tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan tiap peserta. Upayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari 20 detik.

Penulis : Tmp

Editor   : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *