DPP APDESI

Ponosakan Indah Berbenah,Tahap Dua Digunakan Lanjutkan Pembuatan Drainase Tertutup

Belang, Fajarmanado.com – Pencairan Dana Desa (Dandes) 2019 tahap kedua di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) sementara dalam proses transfer ke rekening di setiap desa.

Di Desa Ponosakan indah, Kecamatan Belang, Dandes tahun ini diperuntukan untuk lanjutan pembuatan drainase tertutup, pembayaran honor petugas Posyandu dan pembayaran Honor Operator.

Hukum Tua Desa Ponosakan Indah, Rizaly Andaria, Sip mengatakan, langkah ini diambil oleh Pemerintah Desa Ponosakan indah dengan menitik beratkan pengelolaan dana desa untuk pemberdayaan masyarakat, selain tentu dengan membangun infrastruktur desa.

Kepada sejumlah wartawan,selasa (27/8/2019), ia selanjutnya menjelaskan alasan pengelolaan Dandes kali ini diarahkan untuk pemberdayaan.

Selain mengacu dari Peraturan Menteri (Permen) terkait pengelolaan Dandes, kata dia, juga merupakan usulan masyarakat yang dituangkan dalam APBDes.

“ jadi mengacu dari hal tersebut tentu harus kami tindak lanjuti, ini bertujuan untuk pembangunan menyeluruh yang ada di desa, baik untuk aspek fisik maupun sumber daya manusia yang ada tentu harus diberdayakan,” ujar Rizaly didampingi Sekretaris Desa Defri Tiow.

Lebih lanjut Andaria menjelaskan, selain adanya pembuatan drainase tertutup dan pemberian insentif serta pembayaran Honor Operator.

“ Sebelum pekerjaan pembuatan Drainase Tertutup ini atau semua program yang didanai oleh dana desa tahap dua, bersama perangkat desa, kami sudah melaksanakan rapat,” kata Andaria.

Andaria juga menambahkan, selain dialokasikan untuk pemberdayaan, Dandes juga dialokasikan untuk sejumlah infrastruktur pengembang yang ada di desa.

“ Untuk pembangunan drainase tertutup dalam desa sementara dikerjakan,” ungkapnya.

Andaria Juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada di desa Ponosakan Indah untuk tetap menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat maupun berjamaah.

“Marilah semua masyarakat yang ada di desa Ponosakan Indah untuk tetap menjaga sikap toleransi yang sudah lama terjalin di desa,” Tandas Andaria

Penulis : Didi Gara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *