Tingkatkan Kapasitas Perangkat Desa, Pemdes Minut Gelar Bimtek Penginputan SISKEUDes dan RKPDes 2024

Kalawat,Fajarmanado.com – Dinas Pemerintahan Desa (Pemdes) Minahasa Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk memberikan pemahaman kepada perangkat desa khususnya hukum tua, sekretaris desa dan Kaur keuangan terkait mekanisme penginputan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) 2024 ke aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDes) versi terbaru V2.0.R2.0.6, di Hotel Sutan Raja Kalawat, Rabu (27/12).

Bimtek yang dibuka Sekretaris Daerah Novly Wowiling ini dihadiri Kepala dinas PMD Minut Fredrik Tulengkey, para hukum tua, Sekdes dan Kaur Keuangan dari 125 Desa di Minahasa Utaran. Dalam arahannya Novly Wowiling memgingatkan kepada seluruh hukum tua untuk memanfaatkan Dana Desa sesuai peruntukan dan berdasarkan aturan agar tidak ada lagi yang bermasalah hukum hanya karena salah dalam menggunakan dana desa.

“Kabijakan anggaran di desa harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta sejalan dengan program pemerintahan JGKWL agar arah pembangunan di desa searah dengan visi dan misi Bupati sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD kabupaten.”kata Wowiling.

Wowiling juga mengingatkan kepada hukum tua dan aparat desa agar mengikuti Bimtek ini dengan baik agar tidak salah dalam melakukan penginputan kegiatan dan anggaran, terlebih dalam SISKEUDes tahun 2024 ini telah diupgrade ke versi baru yang terdapat beberapa perubahan dalam penginputan mata anggaran.

Sementara Kepala Dinas PMD Fredrik Tulengkey dalam sambutannya mengatakan, Bimtek penginputan RKPDes dan RAPBDes 2024 ke aplikasi SISKEUDes ini sangat penting dan strategis dalam memberikan pemahaman kepada para hukum tua dan para Sekdes dan Kaur Keuangan terkait mekanisme penginputan kegiatan dan anggaran kedalam aplikasi SISKEUDes versi terbaru V2.0.R2.0.6.

“Kami berharap melalui Bimtek ini aparat desa khususnya yang berkaitan dengan administrasi keuangan desa bisa memahami mekanisme penginputan sehingga dalam evakuasi nanti, tidak ada lagi desa yang salah dalam menginput kegiatan kedalam aplikasi.”tutut Tulengkey.

Pelaksanaan Bimtek ini diagendakan akan berlangsung selama 3 hari dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten, baik dari Inspektorat, kejaksaan dan kapolisian.(Joel)