Airmadidi,Fajarmanado.com – Menekan tindak kecurangan dalam Pilkada 2020, Bawaslu Minut sangat membutuhkan partisipasi seluruh elemen yang ada di Minut untuk ikut melakukan pengawasan bersama.
Kali ini giliran pelajar dan mahasiswa yang dibekali dengan sosialisasi pengawasan partisipatif dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati tahun 2020, Jumat (10/1).
Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy SH saat membuka kegiatan mengatakan, kiranya dari kegiatan ini, adik-adik pelajar dan mahasiswa bisa ikut membantu Bawaslu Minut dalam melakukan pengawasan Pilkada 2020.
“Akan ada berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber untuk memberikan bagaimana pengertian terkait pengawasan di masyarakat terkait Pilkada,” tutur Awuy.
Kordiv Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Rahman Ismail SH dalam sepatah dua kata mengatakan, generasi milenial seperti kalian akan menjadi perpanjangan tangan kami di masyarakat.
“Tentunya dengan menyampaikan ke publik bagaimana menggunakan hak pilih, anti politik uang dan politik Sara. Suara rekan-rekan akan menentukan nasib Minut nantinya. Kedepannya akan ada program bagi adik-adik semua,” terang Ismail.
Hal senada dikatakan Kordiv Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Rocky Ambar SH LLM MKn, mengawasi Pilkada bukan hanya jadi anggota Bawaslu, teman-teman juga bisa ikut berpartisipasi.
“Sosialisasi kita harus sampaikan kepada teman-teman agar bisa mengetahui apa-apa yang menjadi aturan dalam Pilkada. Jadi mari kita sama-sama menolak politik uang di Pilkada ini,” ucap Ambar.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda menjelaskan jika Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Tidak selamanya kita melakukan pengawasan 1×24 jam, karena semua kegiatan Pilkada ada aturannya baik itu identitas, etika dan moral.
“Makanya dibutuhkan peran serta teman-teman semua untuk ikut mengawasi agar tidak ada kesempatan bagi mereka melakukan pelanggaran. Ini namanya efek katakutan kepada orang karena kita melihat apa yang mereka lakukan. Jika kita sudah cegah, tapi dilakukan silahkan lapor ke hotline Gowaslu atau ke kami langsung dengan menyampaikan semua kronologis dan bukti,” tutup Malonda.
Penulis : Joel Polutu