Likupang,Fajarmanado.com – Perayaan tulude di desa Teremaal kecamatan Likupang Barat berlangsung khikmad. Pesta adat yang digelar ditengah pandemi covid 19 ini dilaksanakan secara sederhana dengan mengikuti standart protokol kesehatan.
Hukum tua desa Teremaal Lea Mangaehe mengatakan, perayaan pesta adat tulude di desa Termaal meski dilaksanakan sederhana dan tidak ada pemotongan tamo, namun tidak mengurangi makna dari perayaan tulude sebagaimana yang dilakukan tahun sebelumnya.
“Dalam perayan Tulude ini, selain ungkapan syukur kepada Tuhan atas berkat yang telah di berikan selang tahun 2020, ini juga dijadikan momentum untuk meningkatkan keimanan ditengah pandemi covid 19.” kata Mangaehe, Jumat (5/2).
Ia berharap, ditahun 2021 ini wabah covid 19 bisa berakhir sehingga masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa terlebih warganya yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan. Pada kesempatan itu, ia menghimbau masyarakat desa Teremaal untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas sehari – hari.
Salah satu tokoh agama di desa Teremaal menjelaskan bahwa Tulude pada hakekatnya adalah kegiatan upacara pengucapan syukur kepada Mawu Ruata Ghenggona Langi (Tuhan yang Mahakuasa) atas berkat-berkat-Nya kepada umat manusia selama setahun yang lalu.
Acara yang diawali dengan ibadah ungkapan syukur ini, turut dihadiri, Sekretaris Desa Teremaal tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh perangkat desa.