Manado,Fajarmanado.com – Direktur Koordinasi Supervisi (Korsup) Pencegahan Korupsi Wilayah IV KPK, Wahyudi, memberikan apreseasi penerapan e – katalog Pemkab Minahasa Utara hal ini disampaikannya dalam Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Wilayah Sulawesi Utara, Kamis, (27/7) di Gedung Mapalus Kantor Gubernur Sulut.
“Kepala daerah di Sulawesi Utara harus mencontoh e – Katalog Minahasa Utara yang capaiannya sudah tingkat nasional.”kata Wahyudi.
E-Katalog merupakan aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP). Aplikasi ini menyediakan berbagai macam produk dari pelbagai komoditas yang dibutuhkan oleh pemerintah.
“Soalnya e-Katalog untuk salah satu tujuannya untuk memfasilitasi UMKM agar mampu bersaing. Persaingannya lebih sehat di e-katalog, karena lebih terbuka. Dengan banyak tawaran, pemerintah tinggal melihat mana yang kualitasnya baik, mana yang harganya lebih murah dan ujung-ujungnya dapat digunakan untuk pembangunan,” ujar Wahyudi.
Wahyudi mengingatkan, pentingnya penggunaan e-katalog, untuk semakin meningkatkan transparansi pengadaan barang dan jasa yang lebih baik.
“Setelah Minahasa Utara diharapkan kabupaten dan kota lainnya juga ikut melakukan hal yang sama. Apalagi pemda yang lain yang secara infrastrukturnya lebih memadai dari Minahasa Utara,”tuturnya Wahyudi.
Sementara Bupati Joune Ganda pada kesempatan itu mengatakan, penerapan e – Katalog di Minut masuk urutan 3 nasional dari 4 daerah dan daeah pertama di Provinsi Sulawesi Utara.
“Saya sangat berterima kasih atas apreseasi KPK terkait penerapan e – Katalog di Minahasa Utara, yang pasti apa yang kami laksanakan tidak lain untuk kemajuan dan mengsejahterakan masyarakat.” ujar Bupati Minut Joune Ganda didampingi Sekda Novly Wowiling.(Joel)