Airmadidi, Fajarmanado.com– Menanam Mangrove dapat mencegah bencana alam. Sebab, salah satu fungsi utama hutan bakau atau mangrove untuk melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan dan meredam gelombang besar termasuk tsunami.
Pemerintah kabupaten Minahasa Utara bersama masyarakat desa Waleo, Kamis (13/10) melakukan penanaman mangrove di pesisir pantai, Desa Waleo.
Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup BPLH) Minut, Tineke Rarung mengajak warga berbondong-bondong menanam hutan mangrove agar terlihat cantik.
“Saya harap usai dilakukan penanaman ini, agar bisa dijaga dan dilindungi,” jelas Rarung.
Ia menuturkan, dalam kegiatan penanaman tersebut, telah ditanam sekitar 500 pohon bibit mangrove di wilayah pesisir desa Waleo.
“Terima kasih juga buat pengusaha yang sudah mempersiapkan pohon untuk ditanam,” ungkapnya.
Lanjut dirinya, menghimbau warga setempat agar tidak membuang sampah di daerah mangrrove hutan mangrove.”Jagalah kebersihan, lindungi lingkungan kita serta tumbuh-tumbuhan,” tegasnya. (van)