Airmadidi,Fajarmanado.com – Dinas pertanian Minahasa Utara terus melakukan terobosan dan inovasi guna menekan inflasi. Instansi yang digawangi Wangke Karundeng, saat ini sedang mengembangkan komoditas cabe melalui kelompok tani champion dengan target produksi 12 ton per hektar.
Kepala dinas pertanian Minut Wangke Karundeng mengatakan, pengembangan komoditas cabe ini merupakan program yang digagas pak Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Luntungan guna mengendalikan harga komoditas cabe di tengah inflasi. Ini sengaja dilakukan karena cabe salah satu komoditas bahan pangan pokok selain beras.
“Saat ini kami sedang mengembangkan komoditas cabe rawit dab cabe keriting melalui petani champion atau petani yang berpengalaman mengembangkan komoditas cabe di Minut. Para petani diberikan bantuan bibit, pupuk, obat – obatan dan mulsa.”kata Wangke Karundeng, Senin (24/10) saat ditemui diruang kerjanya.
Ia menambahkan, hasil panen cabe yang dikembangkan kelompok tani champion sudah ditekankan, tidak bisa dipasarkan diluar Minahasa Utara. Ini salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga cabe sekaligus menjamin kebutuhan cabe untuk warga setempat.(Joel)