DPP APDESI
Minut  

Didepak Dari Banggar, Sarhan Antili Nilai Fraksi Nasdem Belum Dewasa Dalam Berpolitik

Airmadidi,Fajarmanado.com –  Anggota DPRD Minahasa Utara dari Partai Kebangkita Bangsa (PKB) Sarhan Antili, yang saat ini bergabung bersama fraksi Nasdem didepak dari kursi Badan Anggaran. Posisi politisi kawakan yang sudah empat kali menjabat anggota DPRD ini, digantikan oleh Meydi Kumaseh yang juga sebagai ketua fraksi partai Nasdem.

Sarhan Antili mengatakan, pergantian anggotaan Banggar yang dilakukan fraksi Nasdem sangat tidak mendasar dan sarat politik karena tidak melalui mekanisme yang benar, selain itu ia menilai fraksi Nasdem belum dewasa dalam berpolitik. Bahkan ia menduga pergantian atas dirinya sebagai anggota Banggar erat kaitannya dengan Pilkada Minut.

“ Saya tidak masalah dengan pergantian ini, namun harus melalui mekanisme yang benar. Selain itu pergantian ini sarat politis, dan kelihatan jika Nasdem Minut belum dewasa dalam berpolitik. Pengalaman Pilkada lalu, PKB bergabung dengan Fraksi PDIP tapi mendukung Vonnie Anneke Panambunan sebagai calon bupati, dan PDIP tidak mempersoalkan itu serta tidak mengganggu posisi saya sebagai anggota Banggar.”terang Antili.

Pergantian Sarhan Antili sebagai anggota Banggar resmi setelah surat dari fraksi partai Nasdem dibacakan oleh sekretaris DPRD Minahasa Utara dalam sidang paripurna penutupan dan pembukaan masa sidang selanjutnya yang digelar di ruang paripurna DPRD Minahasa Utara, Selasa (1/9).

Ketua Fraksi partai Nasdem DPRD Minahasa Utara Meydi Kumaseh saat dikonfirmasi terkait pergantian tersebut membantah jika pergantian Sarhan Antili dari anggota Banggar menyalahi aturan. Menurutnya prosedur pergantian tersebut sudah sesuai mekanisme, dan pergantian itu dilakukan untuk penyegaran diinternal fraksi Nasdem.

“Rolling anggota fraksi dalam alat kelengkapan dewan ini sudah sesuai aturan. Saat ini anggota fraksi yang saat ini masuk alat kelengkapan dewan sudah 1 tahun sehingga layak untuk dilakukan penyegaran.  Dan perlu saya tegaskan pergantian ini tidak ada kaitannya dengan Pilkada.”ujar Kumaseh.

 

Penulis : Joel Polutu